Brasil Susah Payah Tundukkan Peru

oleh Tjatur Wiharyo diperbarui 15 Jun 2015, 06:32 WIB
Penyerang Brasil Neymar (kanan) berebut bola dengan penyerang Peru Paolo Guerrero, pada pertandingan Grup C Copa America 2015, di Temuco, Cile, Minggu (14/6/2015).

Bola.com, Temuco - Brasil meraih kemenangan 2-1 saat melakoni pertandingan Grup C Copa America 2015 melawan Peru, di Estadio Municipal Germán Becker, Temuco, Cile, Minggu (14/6). Dua gol Brasil masing-masing diciptakan Neymar pada menit kelima dan Douglas Costa di injury time.

Dengan hasil itu, Brasil menduduki puncak klasemen Grup C dengan nilai tiga, atau unggul selisih gol dari Venezuela di posisi kedua. Sementara Peru ada di peringkat ketiga dengan nilai nol, sama dengan Kolombia yang ada di tempat keempat.

Advertisement

Melawan Brasil, Peru unggul lebih dulu melalui Christian Cueva, pada menit ketiga. Berawal dari situasi tendangan bebas yang dieksekusi Luis Advincula, Cuevas menaklukkan kiper Jefferson dengan sundulan dari tengah kotak penalti.

Melalui Neymar, Brasil menyamakan kedudukan pada kesempatan melancarkan serangan, pada menit kelima. Dengan kepalanya, penyerang Barcelona itu melesatkan bola kiriman Dani Alves, dari tengah kotak penalti ke sudut kiri bawah gawang.

Intensitas permainan tak berubah setelahnya. Brasil mendominasi, tetapi Peru selalu berusaha menciptakan peluang setiap kali menguasai bola. Pedro Gallese tampak bekerja keras mematahkan tembakan lawan, tetapi Jefferson juga tak mengendurkan kewaspadaannya.

Pada sekitar menit ke-10, Brasil menciptakan tiga beruntun melalui Fred (10") dan Neymar (11", 13"). Tembakan Fred kandas di tangan Pedro Gallese, sementara tembakan Neymar tidak akurat.

Setelah tembakan Neymar pada menit ke-13 diblok, Peru mengalirkan serangan yang berujung tembakan akurat dari Christian Cuevas. Kali ini, Jefferson berhasil mengantisipasi ancaman pemain klub Alianza Lima berusia 23 tahun itu.

Menjelang menit ke-40, Peru menciptakan kejutan melalui Carlos Lobatón. Dari luar kotak penalti, Lobaton melepaskan tendangan kaki kanan yang membuat bola melesat ke sudut kiri bawah gawang. Namun, usahanya dipatahkan Jefferson.

Brasil membalas ancaman itu melalui Filipe Luis (41") dan Neymar (45"). Namun, usaha keduanya hanya membuahkan tendangan gawang.

Selepas turun minum, Brasil bermain dengan sikap lebih tenang. Mereka berhasil mengurangai agresivitas lawan dan membangun serangan yang lebih variatif. Dengan strategi itu, Brasil mampu menciptakan dua ancaman beruntun, melalui Neymar (53") dan David Luiz (56"). Sementara tembakan Neymar mengenai mistar, tembakan Luiz melesat ke atas gawang.

Peru memanfaatkan kesempatan menguasai bola dengan melancarkan serangan cepat. Usaha pertama mereka berujung hadiah tendangan bebas, setelah Fernandinho dinilai melanggar José Paolo Guerrero pada menit ke-57.

Peru mampu mempertahankan penguasaan bola dan menciptakan serangan kedua yang berujung tembakan jarak jauh dari Cuevas. Tembakan kali ini terblok.

Setelahnya, Peru mempertahankan tekanan. Brasil mendapatkan kesempatan menguasai bola, tetapi kesulitan mengembangkan permainan. Setelah termakan jebakan off-side Peru pada menit ke-60, Brasil kembali ditekan. Kali ini, usaha Peru membuahkan tembakan dari Joel Sanchez.

Usaha Sanchez terblok, tetapi Peru tak segera mundur. Mereka terus menekan dan pada menit ke-63 mendapatkan peluang dari Jose Paolo Guerrero. Memanfaatkan umpan silang Advincula, Guerrero menyundul bola dari tengah kotak penalti. Namun, bola sundulan Guerrero melesat ke atas gawang.

Setelah pelatih Carlos Dunga menarik Diego Tardelli dan memasukkan Douglas Costa pada menit ke-66, Brasil menyerang dan mendapatkan peluang dari Willian. Usaha Willian terblok, tetapi Brasil berusaha mempertahankan tekanan. Setelah Dani Alves dinilai off-side pada menit ke-69, Peru kembali menekan. Namun, usaha mereka dua kali kandas di di tengah jalan.

Brasil belum membalas ketika Jefferson Farfán melepaskan tembakan pada menit ke-75. Setelah tembakan Farfan terblok, Brasil melancarkan serangan balik yang berujung tembakan dari Douglas Costa, yang memanfaatkan umpan Neymar. Dari tengah kotak penalti, Costa melepaskan tendangan kaki kiri. Namun, bola melesat ke sisi kiri gawang.

Selepas menit ke-80, Brasil memerbaiki koordinasi permainan. Meski tidak seagresif sebelumnya, Brasil mampu meredam agresivitas Peru dan menciptakan empat peluang beruntun. Setelah tembakan Roberto Firmino pada menit ke-81 meleset, Brasil menciptakan peluang dari Dani Alves pada menit ke-84.

Tembakan Alves terblok, tetapi Brasil berhasil memertahankan penguasaan bola dan tekanan. Usaha kali ini membuahkan tembakan dari Neymar pada menit ke-90. Dengan tendangan kaki kiri, Neymar melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti. Namun, tembakan Neymar meleset ke sisi kanan gawang.

Peru belum membalas, ketika Douglas Costa mengubah angka di papan skor menjadi 2-1. Dari tengah kotak penalti, Costa menembakkan bola kiriman Neymar ke sudut kiri bawah gawang dengan tendangan kaki kiri. Gol Costa langsung disusul bunyi panjang peluit, tanda berakhirnya laga.

Sepanjang pertandingan, menurut catatan situs resmi Copa America 2015, Brasil melepaskan empat tembakan titis dari 16 usaha, dengan penguasaan bola 59,1 persen. Adapun Peru melepaskan tiga tembakan akurat dari tujuh percobaan.

Brasil: 1-Jefferson; 2-Dani Alves, 3-Miranda, 4-David Luiz, 6-Filipe Luis; 5-Fernandinho, 8-Elías, 10-Neymar, 17-Fred (11-Roberto Firmino 75), 19-Willian (18-Everton Ribeiro 87); 9-Diego Tardelli (7-Douglas Costa 66)

Pelatih: Carlos Dunga

Peru: 1-Pedro Gallese; 5-Carlos Zambrano, 6-Juan Vargas (19-Victor Yotun 88), 17-Luis Advíncula, 22-Carlos Ascues; 16-Carlos Lobatón, 20-Joel Sánchez, 21-Josepmir Ballón; 8-Christian Cuevas (11-Yordy Reyna 82), 9-Guerrero, 10-Jefferson Farfán (18-André Carrillo 83)

Pelatih: Ricardo Gareca

Wasit: Roberto García Orozco (Meksiko)

Baca juga: 

Prediksi Brasil vs Peru: Hapus Memori Buruk

Piala Dunia Wanita: Brasil Lolos ke Babak 16 Besar

Carlos Dunga: Brasil Berada Dalam Tekanan Hebat