Penalti Sanchez Antar Cile Juara Copa America 2015

oleh Arie Nugroho diperbarui 05 Jul 2015, 05:55 WIB
PENENTU - Penalti Alexis Sanchez membawa Timnas Cile juara Copa America 2015. (REUTERS/Ivan Alvarado)

Bola.com, Santiago - Cile akhirnya tampil sebagai juara setelah menang di laga Final Copa America 2015. Melalui babak adu penalti, La Roja mengalahkan Argentina dengan skor 4-1.

Tuan rumah Cile berhadapan melawan Timnas Argentina di partai final Copa America 2015 yang digelar di Estadio Nacional, Santiago, Minggu (5/7/2015) WIB.

Cile turun dengan skema 4-3-1-2 pada pertandingan ini. Di lini serang, La Roja mengandalkan duet Marcelo Diaz dan Eduardo Vargaz. Adapun, Argentina bertumpu pada trio Lionel Messi, Sergio Aguero, dan Angel Di Maria.

Pertandingan berjalan dengan tempo cepat dan terbuka sejak awal. Alhasil, banyak peluang tercipta sepanjang babak pertama. Tuan rumah Cile sedikit lebih dominan dengan 54 persen statistik penguasaan bola.

Argentina nyaris membuka keunggulan pada menit ke-20. Memanfaatkan sepak pojok Lionel Messi, tandukan Sergio Aguero dari jarak dekat mampu diblok kiper Claudio Bravo.

Argentina mencoba bermain lebih sabar pada babak kedua dan memancing para pemain Cile keluar dari sarangnya. Pola permainan tersebut membuat Albiceleste memegang kendali permainan.

Alexis Sanchez membuang kesempatan mencetak angka pada menit ke-82. Sontekan kaki kanannya dari jarak dekat masih melebar di sisi kanan gawang Argentina. Skor imbang tanpa gol bertaham hingga pertandingan selama 90 menit usai.

Pertandingan alot mewarnai jalannya babak tambahan final Copa America 2015. Kedua tim tampak bermain hati-hati. Cile lebih dominan sepanjang babak tambahan pertama. Skuat besutan Jorge Sampaoli itu tercatat memiliki 58 persen penguasaan bola.

Satu-satunya peluang terbaik didapat Cile pada menit ke-105. Alexis Sanchez membawa bola dari tengah lapangan dan melepas tembakan kaki kanan keras. Sayang, arahnya masih tinggi di atas mistar gawang. Pertandingan final Copa America 2015 memasuki babak tambahan kedua.

Carles Aranguis hampir saja memecahkan kebuntuan Cile pada menit ke-114. Tembakannya dari luar kotak penalti sedikit tinggi di atas mistar gawang Argentina. Tak ada gol tercipta hingga babak tambahan kedua, laga memasuki babak adu penalti.

Mathias Fernandez sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo penalti pertama Timnas Cile, pun demikian dengan Lionel Messi yang menjadi penendang pertama Argentina.

Petaka menimpa Argentina di penendang kedua. Tembakan Gonzalo Higuain melambung tinggi di atas mistar gawang. Penendang ketiga Argentina, Ever Banega, juga gagal dalam mengeksekusi penalti. Tembakannya ke arah kiri mampu ditepis Claudio Bravo.

Kemenangan Cile dipastikan melalui Alexis Sanchez. Tembakan pelannya ke arah tengah sukses mengecoh kiper Sergio Romero. Cile menang dengan skor 4-1.

Susunan Pemain:

Cile (4-3-1-2): Bravo; Isla, Medel, Silva, Beausejour; Vidal, Diaz, Aranguiz; Valdivia (Fernandez 75'); Vargas, Sanchez.

Argentina (4-3-3): Romero; Zabaleta, Demichelis, Otamendi, Rojo; Biglia, Mascherano, Pastore (Banega 81'); Messi, Aguero (Higuain 74'), Di Maria (Lavezzi 29').

Cile akhirnya tampil sebagai juara Copa America 2015. Melalui babak adu penalti, La Roja mengalahkan Argentina dengan skor 4-1.

Tuan rumah Cile berhadapan melawan Timnas Argentina di partai final Copa America 2015 yang digelar di Estadio Nacional, Santiago, Minggu (5/7/2015) WIB.

Cile turun dengan skema 4-3-1-2 pada pertandingan ini. Di lini serang, La Roja mengandalkan duet Marcelo Diaz dan Eduardo Vargaz. Adapun, Argentina bertumpu pada trio Lionel Messi, Sergio Aguero, dan Angel Di Maria.

Pertandingan berjalan dengan tempo cepat dan terbuka sejak awal. Alhasil, banyak peluang tercipta sepanjang babak pertama. Tuan rumah Cile sedikit lebih dominan dengan 54 persen statistik penguasaan bola.

Argentina nyaris membuka keunggulan pada menit ke-20. Memanfaatkan sepak pojok Lionel Messi, tandukan Sergio Aguero dari jarak dekat mampu diblok kiper Claudio Bravo.

Argentina mencoba bermain lebih sabar pada babak kedua dan memancing para pemain Cile keluar dari sarangnya. Pola permainan tersebut membuat Albiceleste memegang kendali permainan.

Alexis Sanchez membuang kesempatan mencetak angka pada menit ke-82. Sontekan kaki kanannya dari jarak dekat masih melebar di sisi kanan gawang Argentina. Skor imbang tanpa gol bertaham hingga pertandingan selama 90 menit usai.

Pertandingan alot mewarnai jalannya babak tambahan final Copa America 2015. Kedua tim tampak bermain hati-hati. Cile lebih dominan sepanjang babak tambahan pertama. Skuat besutan Jorge Sampaoli itu tercatat memiliki 58 persen penguasaan bola.

Satu-satunya peluang terbaik didapat Cile pada menit ke-105. Alexis Sanchez membawa bola dari tengah lapangan dan melepas tembakan kaki kanan keras. Sayang, arahnya masih tinggi di atas mistar gawang. Pertandingan final Copa America 2015 memasuki babak tambahan kedua.

Carles Aranguis hampir saja memecahkan kebuntuan Cile pada menit ke-114. Tembakannya dari luar kotak penalti sedikit tinggi di atas mistar gawang Argentina. Tak ada gol tercipta hingga babak tambahan kedua, laga memasuki babak adu penalti.

Mathias Fernandez sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo penalti pertama Timnas Cile, pun demikian dengan Lionel Messi yang menjadi penendang pertama Argentina.

Petaka menimpa Argentina di penendang kedua. Tembakan Gonzalo Higuain melambung tinggi di atas mistar gawang. Penendang ketiga Argentina, Ever Banega, juga gagal dalam mengeksekusi penalti. Tembakannya ke arah kiri mampu ditepis Claudio Bravo.

Kemenangan Cile dipastikan melalui Alexis Sanchez. Tembakan pelannya ke arah tengah sukses mengecoh kiper Sergio Romero. Cile menang dengan skor 4-1.

Susunan Pemain:

Cile (4-3-1-2): Bravo; Isla, Medel, Silva, Beausejour; Vidal, Diaz, Aranguiz; Valdivia (Fernandez 75'); Vargas, Sanchez.

Argentina (4-3-3): Romero; Zabaleta, Demichelis, Otamendi, Rojo; Biglia, Mascherano, Pastore (Banega 81'); Messi, Aguero (Higuain 74'), Di Maria (Lavezzi 29').

Advertisement