Osas Saha Laris, Diincar Madiun Putra FC Kini Dibidik Persatu

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 13 Jul 2015, 10:02 WIB
LARIS, Osas Saha diperebutkan Madiun Putra FC dan Persatu Tuban. (Bola.com/Robby Firly)

Bola.com, Tuban - Target jadi juara di Piala Kemerdekaan yang dicanangkan manajemen Persatu Tuban tampaknya bukan isapan jempol. Tim berjulukan Laskar Ronggolawe ini sedang berupaya keras mendatangkan pemain kelas wahid. Tak main-main, Persatu kini sedang mendekati eks pemain Semen Padang, Persiram Raja Ampat, dan Perseru Serui, Osas Marvelous Ikpefua Saha.

Manajemen Persatu menganggap Osas merupakan pemain yang tepat untuk mengisi barisan depan tim. Ketajaman Osas selama tampil bersama Persiram Raja Ampat diyakini bakal menjadikan Persatu sebagai tim yang sulit ditaklukkan oleh para pesaing.

Advertisement

Untuk menggaet Osas, Persatu harus bersaing dengan Madiun Putra FC, yang juga dikabarkan ngotot mendatangkan striker asal Nigeria itu. Wahyudi, pelatih Madiun Putra berujar kedatangan Osas ke Madiun bakal satu paket dengan pelatih sehingga dirinya bakal jadi asiten pelatih di Piala Kemerdekaan.

Sesuai hasil lokakarya Piala Kemerdekaan yang dipimpin Tim Transisi, kontestan boleh memakai jasa pemain asing dalam turnamen yang dijadwalkan bergulir mulai 1 Agustus 2015 ini.

Selain Osas Saha, ada lima pemain lain yang juga masuk dalam radar bidikan Persatu. Namun dari lima pemain yang sedang dirayu, baru satu yang secara terang-terangan mereka sebutkan, yakni David Faristian. Gelandang asal Gresik United itu sudah dihubungi oleh manajer Persatu, Fahmy Fikroni.

"Benar, saya sudah kontak David. Namun, kami baru penjajakan saja. Belum ada pembicaraan soal besaran kontrak. Saya baru anya kesediaannya kalau saya ajak bergabung dengan Persatu,” jelas Fikroni.

Fikroni enggan membeberkan empat pemain incaran lainnya. Fikroni menyatakan, pihaknya masih merahasiakan nama-nama pemain itu karena khawatir dibajak klub lain. “Selain itu juga atas permintaan pemain bersangkutan. Jadi, karena saya menghormati mereka, saya tidak sebutkan,” katanya.

Manajemen Persatu menganggarkan dana sekitar Rp 700 juta untuk operasional tim selama mengikuti Piala Kemerdekaan. "Jumlah itu sudah termasuk bonus untuk pemain dan ofisial tim kalau mereka memenangi pertandingan,” tutur Fikroni.

Baca juga :

Madiun Putra Ngotot Datangkan Osas Saha buat Piala Kemerdekaan

Jauhi Pusaran Konflik, Barito Tegaskan Tak Ikuti Turnamen Apapun

PSIS dan PSS Pakai Pemain Sepak Bola Gajah di Piala Kemerdekaan