Ikuti Tarkam, Eks Timnas U-19 Pikat Publik Wonogiri

oleh Vincensius Sawarno diperbarui 19 Jul 2015, 08:00 WIB
LARIS - Dinan Yahdian Javier (biru) dan eks timnas U-19 lain tetap laris diburu penggemar. (Bola.com/Vincentius Sawarno)

Bola.com, Wonogiri - Lebaran ini terasa spesial khususnya bagi penggemar sepak bola yang berdomisili di Wonogiri dan daerah di sekitarnya. Kota yang terkenal dengan jamu, bakso, dan mete itu, punya hajatan menarik, dengan menggelar turnamen antarkampung (tarkam), memasuki bulan Ramadhan lalu hingga Minggu (19/7/2015) ini.

Tarkam yang bertajuk Paramuda Cup 2015 ini digelar di Lapangan Sidoharjo dan menghadirkan banyak pemain profesional. Mayoritas berasal dari pemain level Divisi Utama yang bermarkas di Jawa Tengah, seperti Persis Solo hingga PSCS Cilacap.

Advertisement

Namun, di antara puluhan pesepak bola itu, terselip mantan pasukan timnas U-19 asuhan Indra Sjafri. Ada Ravi Murdianto, Dinan Javier Yahdian, Sahrul Gunawan, Septian David Maulana, dan Rudolof Yanto Basna. Ada pula eks bek timnas senior, Fachrudin Wahyudi Aryanto, yang di ISL 2015 bergabung bersama Sriwijaya FC. Fachrudin merupakan pemain asal Klaten, Jateng.

Ravi dan Sahrul bergabung dengan Gajah Asli FC, sementara Dinan Javier dan Rudolf Yanto Basna membela Naga Buana FC.

Kehadiran eks skuat nasional U-19 di Piala AFC U-19 2014 itu tak pelak jadi magnet di tarkam yang berlangsung 7-19 Juli ini. Hampir setiap usai pertandingan, Ravi cs. dikerubuti para penonton yang ingin berfoto bersama.

Ravi Murdianto laris dikerubuti penonton usai bermain di tarkam di Wonogiri (Bola.com/Vincentius Sawarno)

Jadi bintang acara, pendapatan yang diterima Sahrul dkk. cukup lumayan. Manajer Naga Buana, Edi Suyoto, mengungkapkan pihaknya mengeluarkan dana hingga Rp 1 juta lebih untuk mendatangkan eks timnas U-19. Angka sama digelontorkan Andanu Gajah Asli FC yang diperkuat Sahrul dan Ravi. Mereka didatangkan untuk menghibur masyarakat Wonogiri yang mudik dari Jakarta.

"Kami ingin memberi hiburan bagi masyarakat Wonogiri yang pulang kampung dari Jakarta. Banyak warga Wonogiri yang merantau ke Jakarta. Saat mudik untuk berlebaran, setidaknya mereka mendapat hiburan dari sepak bola," kata Warsito, Manajer Andanu.

Namun, Sahrul menegaskan tak sekadar mencari pemasukkan saat memutuskan ikut tampil di tarkam karena fokus utamanya adalah menjaga kondisi fisiknya.

“Kebugaran kondisi bisa terjaga. Hal itu yang penting. Kalau latihan sendiri kandang kurang afdal," kata Sahrul, yang bermain di Persebaya Surabaya itu.

"Paling tidak tarkam memiliki atmosfer pertandingan yang bagus. Apalagi, saya bisa bertemu rekan-rekan," ungkapnya.

"Semula saya tak tahu teman-teman di timnas U-19 ikut tampil di Wonogiri. Saya tidak menyangka bisa bertemu mereka di sini," imbuhnya.

Hal sama diungkapkan Ravi. "Senang bisa bersama teman-teman, meski sekarang sudah tidak satu tim lagi," ujarnya kepada Bola.com.

Baca Juga :

Bantah Ikut Seleksi Timnas U-19, Martunis: Saya hanya Latihan

Wawancara Guntur Utomo: Hilangnya Kompetisi Pengaruhi Pemain

Feature : Eks Timnas U-19: Fokus Kuliah Usai Kompetisi Terhenti