Gambar Dipakai Tanpa Izin, Michael Jordan jadi Saksi

oleh Diya Farida diperbarui 19 Agu 2015, 13:45 WIB
SAKSI - Legenda basket NBA, Michael Jordan, hadir sebagai saksi di Pengadilan Federal Chicago, Illinois, Amerika Serikat, Selasa (18/8/2015) waktu setempat. Jordan menuntut jaringan supermarket Safeway yang menggunakan gambar dirinya tanpa izin dalam sebuah iklan.(AP Photo/Christian K. Lee)

Bola.com, Chicago - Kendati sudah tidak lagi berstatus sebagai pemain aktif, legenda basket NBA, Michael Jordan, rupanya masih laku 'dijual'. Setidaknya bagi jaringan supermarket di Amerika Serikat, Safeway, yang secara diam-diam menggunakan gambar Jordan pada sebuah iklan komersial.

Merasa dibajak, Jordan meradang. Peraih enam cincin juara NBA bersama Chicago Bulls itu lantas mengajukan tuntutan ke pengadilan federal Negeri Paman Sam.

Advertisement

Menurut dia, aksi pencurian gambar dirinya tersebut harus ditebus dengan bayaran minimal 10 juta Dollar AS atau sekitar 138 miliar Rupiah.

"Ini adalah harga yang adil untuk iklan yang dipergunakan Dominick's Finer Foods (divisi dari Safeway)," tutur Jordan sebelum menjalankan kewajibannya sebagai saksi dalam kasus tersebut, seperti dilansir Reuters, Rabu (19/8/2015).

Namun, keinginan Jordan untuk menerima ganti rugi sebanyak itu sepertinya harus melalui perjuangan panjang terlebih dahulu. Karena, menurut kuasa hukum pihak Safeway, permintaan tersebut hanya dipatok pada perjanjian iklan-iklan besar yang dimenangi Jordan pada produk-produk seperti Nike, Gatorade, dan Hanes.

"Padahal, Jordan juga punya beberapa kesepakatan kerja yang nilainya tidak sefantastis itu," ucap kuasa hukum Safeway.

Sejauh ini, proses hukum yang melibatkan Jordan dan Safeway masih terus berjalan. Sejak dimulai pada 11 Agustus lalu, proses peradilan tersebut baru sampai di tahap pemanggilan saksi, termasuk Michael Jordan.

Baca juga:

Wawancara: Hanum Fasya, Atlet Basket Cantik Andalan Indonesia

Bisakah Michael Jordan Kalahkan LeBron James? Ini Jawabannya

Tiongkok Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia FIBA 2019