Indonesia Amankan Satu Tiket Semifinal Tunggal Putra

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 10 Sep 2015, 21:39 WIB
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto, saat bertanding melawan pebulutangkis Spanyol, Pablo Abian, dalam Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2015 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Senin (10/8/2015). Tommy Sugiarto menang dengan skor 2

Bola.com, Tokyo - Satu tiket semifinal tunggal putra turnamen Jepang Terbuka SS 2015 dipastikan menjadi milik wakil Indonesia.

Hal itu tercipta setelah Tommy Sugiarto melenggang ke babak perempat final, Kamis (10/9/20115). Juara Vietnam Terbuka 2015 itu berhasil memenangi pertarungan tiga gim kontra pemain Jepang, Kento Momota, yang berkesudahan 16-21, 21-13, 21-19 di Tokyo Metropolitan Gymnasium.

Advertisement

Lolosnya Tommy menciptakan “perang saudara” di perempat final. Dia bakal berjumpa pebulutangkis muda Indonesia, Ihsan Maulana Mustofa, yang lebih dulu melenggang.

Kiprah Ihsan sejauh ini cukup mengejutkan. Harus memulai perjuangan dari babak kualifikasi, dia mampu menepis segala keraguan. Setelah melewati adangan pemain Jerman, Marc Zwiebler, di babak pertama, Ihsan kembali menang di babak kedua.

Bahkan penampilannya di putaran kedua lebih menjanjikan. Jika di babak pertama harus bermain tiga gim, Ihsan hanya butuh dua gim untuk menyudahi perlawanan pemain Hong Kong, Hu Yun, 21-18, 21-14.

Menurut Ihsan, hasil apik kontra Hu Yun tak lepas dari terdongkraknya kepercayaan dirinya. Pemain berusia 20 tahun ini bahkan mengaku sudah mengantongi kekuatan sang lawan setelah melihat rekaman video permainan Hu Yun.

Kepercayaan diri Ihsan bakal kembali diuji di babak perempat final. Kali ini yang harus dihadapi adalah seniornya sendiri, Tommy Sugiarto. Tentu saja Ihsan sudah sering melihat performa putra legenda bulutangkis, Icuk Sugiarto tersebut. Meski kalah pengalaman, Ihsan tak merasa minder.

“Kalau Mas Tommy itu kuat, enggak mau kalah, daya juangnya tinggi. Siapa saja lawannya, yang pasti saya siap,” imbuh dia.

Baca Juga: 

Kalah Di Kualifikasi, Jonatan & Anthony Janji Perbaiki Permainan

Terserang Diare, Linda Wenifanetri Mundur dari Jepang Terbuka

Dua Ganda Campuran Indonesia Lewati Babak Pertama