Tim Transisi Masih Menunggak Sewa Stadion di Piala Kemerdekaan

oleh Gatot Susetyo diperbarui 19 Sep 2015, 19:41 WIB
Tim Transisi masih menunggak sewa Stadion Wilis yang menjadi tempat berlangsungnya fase grup Piala Kemerdekaan. (Bola.com/Robby Firly)

Bola.com, Madiun - Pesta Piala Kemerdekaan telah berakhir ditandai dengan PSMS Medan sebagai juara. Ironisnya, Tim Transisi masih menyisakan kewajiban kepada empat klub yakni PSMS Medan, Persinga Ngawi, Persepam Madura Utama, dan Persiba Bantul yang tampil di fase semifinal dan final lalu.

Hadiah untuk klub-klub ini masih belum dibayarkan. Tim Transisi yang diketuai Bibit Samad Rianto ini pun juga belum melunasi sewa stadion tempat penyelenggaraan babak penyisihan lalu. 

Advertisement

“Ada 15 pertandingan yang digelar di Stadion Wilis. Tim Transisi belum membayar biaya sewa stadion. Soal besarnya, saya tak etis mengungkapnya. Karena itu urusan Tim Transisi dengan Pemkot Madiun selaku pemilik Wilis. Namun, saya yang ditanya pihak Pemkot. Karena selama ini yang terlibat penyelenggaraan di Madiun,” ungkap Harminto, Wakil Ketua Madiun Putra FC.

Menurut Harminto harga sewa stadion bervariasi. Biaya akan makin besar bila pertandingan digelar malam hari. Karena ada ongkos tambahan untuk sewa lampu penerangan.

“Kalau main malam jelas harus membayar biaya lampu. Karena generator memakai solar. Saya sempat tanya panpel di Solo dan Bantul, katanya mereka juga belum menerima uang sewa stadion babak penyisihan grup. Jadi kami sama-sama menunggu kabar dari Tim Transisi,” ucap Harminto.

Namun Harminto tetap berpikiran positif terhadap kinerja Tim Transisi. Fakta pembayaran match fee yang telah dilunasi jadi acuan bagi Harminto.

“Jika match fee yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah saja dibayar. Maka kami yakin sewa stadion juga pasti dilunasi Tim Transisi. Kami menyadari posisi Tim Transisi yang sejak awal memang terkendala soal proses pencairan dana dari sponsor,” ujar Harminto.

Kendati begitu, Harminto berharap Tim Transisi segera berkomunikasi dengan pihak Pemkot Madiun agar ada kejelasan waktu pembayaran sewa stadion di Piala Kemerdekaan.

“Saya masih menganggap ini wajar. Karena Tim Transisi belum pengalaman menggelar ajang sepak bola resmi. Tapi saya yakin ke depan akan lebih baik lagi. Namanya orang belajar, pasti masih ada kekurangannya,” katanya.

Baca juga :

Gagal Pecahkan Kutukan Runner-up, Manajer Persinga Minta Maaf

Soal Bonus Motor, Persinga: "Kami Tak Punya Uang Sebanyak Itu!"

Gol Dramatis Legimin Bawa PSMS Medan Juara Piala Kemerdekaan