Usai Piala Presiden, Striker Bali United Ini Gelar Upacara Adat

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 29 Sep 2015, 14:20 WIB
Pemain Bali United, I Nyoman Sukarja berusaha lepas dari hadangan pemain Persija, Ambrizal pada laga Piala Presiden di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Minggu (30/8/2015). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Badung, Bali- Setelah sibuk dengan klub selama Piala Presiden, striker Bali United Pusam, I Nyoman Sukarja , segera menyiapkan upacara adat tiga bulan kelahiran anak pertamanya.

Dalam adat Bali, upacara itu bernama Nilu Bulanin, yakni menyambut usia 105 hari si bayi sekaligus memberi nama. Anak pertama Sukarja berjenis kelamin perempuan. Untuk menggelar upacara adat itu, ia merogoh kocek sekitar Rp 20 juta.

Advertisement

“Acaranya besar, seperti Ngaben yang membutuhkan biaya. Kalau untuk Nilu Bulanin, masing-masing desa punya sedikit perbedaan meski maknanya sama,” katanya.

Intinya, dalam upacara itu si bayi akan didoakan oleh pendeta supaya dalam perjalanan hidup kelak akan menjadi anak yang sehat dan baik. Upacara itu akan dihadiri oleh sanak famili dan tetangga di desa. Sukarja menetap di desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

“Bagi saya sebagai masyarakat Bali, adat itu sangat penting. Dalam setiap momen di kehidupan, harus sejalan dengan adat,” ucap pemain kelahiran 17 Agustus 1989 itu.

Setelah menyelesaikan acara adat, Sukarja kembali berlatih dengan Bali United. Meski Bali United kandas di Piala Presiden, manajemen tak membubarkan tim karena mereka memiliki tujuan jangka panjang. Sukarja berharap, kompetisi ISL musim depan pasti bergulir supaya ia bisa kembali bermain.

“Kalau tak ada kegiatan agak bosan. Makanya di turnamen Piala Presiden kemarin kami sangat antusias. Meski sekarang gagal, itu menjadi pelajaran bagi saya,” tuturnya.

Nyoman Sukarja tampil cukup apik selama dibesut Indra Sjafri. Ia selalu mendapat kesempatan bermain meski berawal dari bangku cadangan. Sebagai striker lokal, awalnya ia minder bersaing dengan striker asing. Ia bersyukur karena Indra Sjafri lebih memilih pemain lokal ketimbang pemain asing sehingga ia memiliki kesempatan untuk tampil.

Bali United Pusam gagal di Piala Presiden 2015 setelah dikalahkan Arema Cronus dengan agregat 3-5. Untuk sementara, pemain diliburkan namun mereka tetap berlatih.

Baca Juga: 

Nyoman Sukarja, Pembobol Gawang Arema yang Incar Kaus Gonzales

Bali United dan PSM Beri Bukti Pemain Muda bisa Diandalkan

Bahagianya Samsul Arif, Cetak Gol dan Nantikan Anak Pertama