Tour de Singkarak 2015: Ahad Kazemi Sarai Menangi Etape 8

oleh Arief Bagus diperbarui 10 Okt 2015, 23:49 WIB
Ekspresi pebalap Tabriz Petrochemical Team Iran, Ahad Kazemi Sarai, saat finis pertama di Etape 8 Tour de Singkarak 2015 dari Pasaman Barat menuju Lawang Park, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Sabtu (10/10/2015). (Bola.com/Arief Bagus)

Bola.com, Agam - Etape 8 Tour de Singkarak 2015 kembali dikuasai pebalap-pebalap Iran. Tak tangung-tanggung, lima pebalap Iran menguasai lima besar etape berjarak 124 km yang memulai start dari depan Kantor Bupati Pasaman Barat dan finis di Lawang Adventure Park, Agam, Sabtu (10/10/2015). Pebalap Iran dari Tabriz Petrochemical Team, Ahad Kazemi Sarai, berhasil finis terdepan dengan catatan waktu 3 jam, 27 menit, dan 14 detik, disusul pemegang kaus kuning asal Pishgaman Giant Team, Arvin Moazemi Goudarzi dan Amir  Kolahdozhagh dari Tabriz Petrochemical Team.

Awalnya lomba berjalan datar. Para pebalap masih tergabung dalam rombongan besar saat melewati dua sprint di daerah Silamban dan Lubuk Basung. Namun, saat lintasan mulai menanjak terutama jelang pendakian di KOM (King of Mountain) 1 di km. 97,5 daerah Muko-Muko, pebalap mulai terpecah menjadi beberapa rombongan. Setelah pendakian KOM 1 inilah lima pebalap Iran yang terdiri atas Ahad Kazemi Sarai, Arvin Moazemi Goudarzi, Amir Kolahdozhagh, Ramin Mehrabani Azar, dan Hossein Askari mulai meninggalkan rombongan pebalap yang lain.

Advertisement

Saat lima pebalap ini melewati Kelok 39 Maninjau jelang KOM 2, Ahad Kazemi Sarai mulai melaju sendirian sampai menyentuh finis pertama di Lawang Adventure Park, disusul Arvin Moazemi Goudarzi. Hasil ini pun tidak menggoyahkan posisi Arvin sebagai pemegang kaus kuning tanda pemimpin klasifikasi umum dengan catatan waktu 26 jam, 50 menit, dan 1 detik.

Hossein Askari, sang pemegang kaus hijau dari Pishgaman Giant Team mengungkapkan semakin sedikitnya pebalap yang start, lomba menjadi semakin sulit, apalagi setelah anggota timnya berkurang, “Lomba semakin sulit karena peserta semakin sedikit dan saya sempat terjatuh, namun demi tim saya harus bangkit. Ada serangan dari tim Tabriz, namun kami masih bisa mengontrol. Memang setelah Rahim Emami didiskualifikasi di Etape 7, kekuatan kami jadi agak berkurang,” jelas Hossein Askari.

Sementara itu, pebalap Indonesia dari Pegasus Contiental Cycling Team, Dadi Suryadi, masih menjadi yang tercepat di antara pebalap Indonesia dan Asia Tenggara sehingga tetap berhak mengenakan kaus merah putih dan kaus oranye. “Saya sempat kelelahan setelah perjuangan berat di Etape 7 kemarin. Untungnya saya masih bisa menjaga jarak dengan pebalap no. 2 kategori Asia Tenggara, yaitu Marcelo Felipe dari Filipina. Saya berharap semoga di etape terakhir besok tetap bisa mempertahankan dua kaus yang saya kuasai ini,” ujar dia.

Hasil 10 Besar Etape 8 Tour de Singkarak, Sabtu (10/10/2015)

1.       Ahad Kazemi Sarai - Tabriz Petrochemical Team Iran

2.       Arvin Moazemi Goudarzi - Pishgaman Giant Team Iran

3.       Amir  Kolahdozhagh - Tabriz Petrochemical Team Iran

4.       Ramin Mehrabani Azar - Pishgaman Giant Team Iran

5.       HosseinAskari - Pishgaman Giant Team Iran

6.       Jai Crawford - Kinan Cycling Team Jepang

7.       Amir Zargari - Pishgaman Giant Team Iran

8.       Ricardo Garcia Ambroa - Kinan Cycling Team Jepang

9.       Damien Monier - Bridgestone Anchor Cycling Team Jepang

10.     GhaderIranagh Mizbani - Tabriz Petrochemical Team Iran

 

Kaus Kuning (Klasifikasi Umum): Arvin Moazemi Goudarzi - Pishgaman Giant Team Iran

Kaus Hijau (Raja Sprint): Hossein Askari - Pishgaman Giant Team Iran

Kaus Polkadot (Raja Tanjakan): Arvin Moazemi Goudarzi - Pishgaman Giant Team Iran

Kaus Merah Putih (Pebalap Tercepat Indonesia): Dadi Suryadi - Pegasus Continental Cycling Team

Kaus Oranye (Pebalap Tercepat Asia Tenggara): Dadi Suryadi - Pegasus Continental Cycling Team

Baca Juga: 

Tour de Singkarak 2015: Ahad Kazemi Sarai Raja Tanjakan Kelok 44

Tour de Singkarak 2015: Hujan Jadi Teman Baru Para Pebalap

Tour de Singkarak 2015: Thomas Rabou Patahkan Dominasi Iran