Korea Masters: Wakil Tunggal Putri Habis

oleh Diya Farida diperbarui 04 Nov 2015, 21:40 WIB
Tampil kurang maksimal, Fitriani harus angkat koper lebih awal dari turnamen Korea Masters GPG 2015. Di babak pertama, Fitriani kalah dari unggulan ketiga sekaligus wakil tuan rumah, Bae Yeon-ju, 9-21, 12-21, di Jeonju Indoor Badminton Center, Rabu (4/11/2015).(PBSI)

Bola.com, Jeonju City - Langkah dua tunggal putri Indonesia terhenti di babak pertama turnamen Korea Masters Grand Prix Gold (GPG) 2015, Rabu (4/11/2015). Akibatnya, skuat Indonesia dipastikan tak lagi diperkuat pemain-pemain tunggal putri.

Dinar Dyah Ayustine, yang bermain lebih dulu di Jeonju Indoor Badminton Center, ditekuk pemain Jepang, Kana Ito, 9-21, 18-21. Sedangkan Fitriani tak kuasa menahan laju unggulan ketiga sekaligus wakil tuan rumah, Bae Yeon-ju, juga melalui permainan straight game, 9-21, 12-21.

Advertisement

Menurut Sarwendah Kusumawardhani, pelatih tunggal putri PBSI yang mendampingi Dinar dan Fitriani, performa kedua anak didiknya ini tidak seperti biasa. Meskipun lawan-lawan mereka lebih dijagokan dan punya pengalaman lebih banyak, seharusnya Dinar dan Fitriani dapat memberikan perlawanan lebih baik.

“Menurut saya penampilan Dinar baru 60-70 persen yang keluar di pertandingan ini. Dinar kecolongan start di awal dan banyak blank (hilang fokus) dan tidak in (masuk) ke pertandingan. Sebetulnya, secara teknik permainan Dinar bisa mengimbangi permainan lawannya,” ucap Sarwendah, dilansir situs resmi PBSI.

Dinar maupun Fitriani mendapatkan undian kurang menguntungkan di turnamen ini. Di babak pertama, mereka sudah harus berhadapan dengan pemain-pemain yang lebih berpengalaman.

Namun begitu, Sarwendah berharap hasil pertandingan di babak pertama Korea Masters GPG 2015 bisa dijadikan pelajaran bagi Dinar dan Fitriani.

“Dinar dan Fitriani memang sedang ditambah jam terbangnya. Apalagi tahun depan sudah ada Piala Uber. Turnamen ini memang menjadi salah satu try out jelang Piala Uber 2016,” jelas Sarwendah.