Serangan Maut di Paris Sempat Bikin Fans Crystal Palace Cemas

oleh Ary Wibowo diperbarui 14 Nov 2015, 10:14 WIB
Suporter Crystal Palace dibuat cemas dengan serangkaian serangan bersenjata di Paris, Prancis, Jumat atau Sabtu (14/11/2015) dini hari WIB.

Bola.com, Paris - Suporter Crystal Palace dibuat cemas dengan serangkaian serangan bersenjata di Paris, Prancis, Jumat atau Sabtu (14/11/2015) dini hari WIB. Pasalnya, salah satu bintang Palace, Martin Kelly, sempat mengunjungi restoran yang berjarak tidak jauh dari lokasi penembakan di distrik 10 dan 11. 

Advertisement

Pada Jumat malam, Kelly mengunggah foto salah satu restoran bernama La Perle di akun Instagram-nya. "Menemukan restoran kecil yang layak untuk malam ini #Paris #CafeLaperle," tulis bek berusia 20 tahun tersebut. 

Menurut Mirror, La Perle hanya berjarak sekitar lima menit dari lokasi penembakan di restoran Le Petit Cambodge dan Le Carillon. Pada lokasi tersebut dikabarkan memakan dua korban jiwa.

Setelah serangan berlangsung, beberapa fans Palace pun mencoba mencari tahu kondisi Kelly di Paris. Beberapa di antaranya ada yang bertanya langsung dan memanjatkan doa di Instagram sang pemain.

"Semoga kamu baik-baik saja, kawan," tulis @Glennammy666. Sementara itu, pemilik akun @nadineshubailat menambahkan, "Jaga diri, Martin. Doa kami untuk seluruh masyarakat Prancis."

Berselang beberapa jam, kekhawatiran suporter Palace pun sirna setelah pihak klub mengonfirmasi kondisi terakhir Kelly melalui akun Twitter resmi mereka. "Kami telah berkomunikasi dengan @MartinKelly1990 malam ini dan sekaligus mengonfirmasi dia baik-baik saja," demikian pernyataan Palace. 

Pada saat serangan berlangsung, tim nasional Prancis tengah menggelar pertandingan uji coba melawan Jerman di Stade de France. Bahkan, suara bom sempat terdengar di sela-sela pertandingan yang berakhir 2-0 untuk kemenangan skuat Les Bleus tersebut. 

Seusai pertandingan, Presiden Federasi Sepak Bola Prancis, Noel Le Graet, mengonfirmasi, tiga orang tewas di dekat Stadion Stade de France akibat ledakan bom bunuh diri. Suporter kedua tim pun sempat tertahan di dalam stadion karena berbagai serangan bersenjata dan bom itu. 

Sebelumnya, rombongan tim nasional Jerman mendapat teror bom di Hotel Molitor, Paris, tempat mereka menginap, pada Jumat (13/11/2015) pagi waktu setempat. Demi keamanan, seluruh pemain dan ofisial Der Panzer pun diungsikan dari hotel sebelum jam makan siang.

Sumber: BBC, Mirror, Liverpool Echo