Plumbon Cup: Persis Solo Tak Mau Gagal di Final Lagi

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 15 Nov 2015, 08:00 WIB
Skuat Persis Solo (kanan) tak mau menyepelekan menyepelekan Diklat Salatiga saat kedua tim bersua di final Plumbon Cup I, Minggu (15/11/2015). (Bola.com/Romi Syahputra)

Bola.com, Solo - Skuat Diklat Salatiga dalam kondisi kepayahan saat menghadapi Persis Solo di partai final turnamen Plumbon Cup I, Minggu (15/11/2015). Tim asuhan Dul Hamid itu kehilangan dua pemain kunci, gelandang Bayu Pradana yang bergabung ke Surabaya United, serta Basri Lohi yang kembali ke Pusamania Borneo FC.

Praktis, tim yang bermarkas di Salatiga ini hanya mengandalkan talenta lokal dari daerah sekitar di final yang dimainkan di Stadion Mini Plumbon, Tawangmangu, Karanganyar.

Meski demikian, Pelatih Persis Solo, Agung Setyabudi, enggan terlena lantaran Diklat Salatiga dinilai memiliki motivasi lebih usai menyingkirkan semifinalis Piala Kemerdekaan, Persiba Bantul, di semifinal.

''Diklat tim bagus dengan materi pemain merata di semua lini, meski dengan penggawa lokal. Buktinya bisa mengalahkan Persiba Bantul. Makanya anak-anak jangan sampai menyepelekan,'' kata Agung.

Advertisement

Sejatinya, partai final itu jadi laga kedua Laskar Sambernyawa di laga puncak sepanjang tahun ini. Sebelumnya, anak-anak Solo bertarung di laga pamungkas turnamen Piala Polda Jateng, Agustus silam. Akan tetapi, saat itu Persis takluk dari PSIS Semarang dengan agregat 1-2.

Kendati sebatas ajang antarkampung (tarkam), skuat Kota Bengawan enggan menelan kekecewaan yang kedua kalinya di laga puncak. Untuk memenuhi ambisi itu, Agung bakal menurunkan kekuatan terbaik.

Duet penyerang Johan Yoga Utama dan Fery Anto yang mencetak gol di semifinal kembali jadi ujung tombak. Keduanya akan mendapat suplai bola dari kuartet gelandang Bayu Andra, Dedi Cahyono, Agung ''Wowot'' Budi, serta Andrid Wibawa.

Jodi Kustiawan yang tampil apik di laga sebelumnya, kemungkinan kembali dipercaya mengisi pos lini belakang bersama Qoiron Sandy, Rohmat Sabani, serta Slamet Sampurno. Khusus Sandy, kondisi mantan kapten Persik U-21 Kediri itu masih dipantau karena mengalami robek pada paha kanan. Sedangkan posisi penjaga gawang tetap dijaga Agung Prasetyo.

''Paling tidak gelar juara jadi hiburan mayarakat Solo dan suporter serta kado ulang tahun bagi Persis,'' ucap Direktur Olahraga PT Persis Solo Saestu, Totok Supriyanto.

Pada 8 November 2015 Persis Solo merayakan HUT ke-92 tim. HUT dirayakan dengan sederhana, namun penuh makna serta dihadiri seluruh elemen klub.