Lorenzo Akui Sulit Pertahankan Gelar MotoGP di 2016

oleh Imelia Pebreyanti diperbarui 21 Nov 2015, 15:00 WIB
Jorge Lorenzo belum pernah mampu mempertahankan gelar setelah tampil sebagai juara dunia pada 2010 dan 2012. (MotoGP)

Bola.com, Valencia - Juara Dunia MotoGP 2015, Jorge Lorenzo mengaku dirinya bakal sulit mempertahankan gelar saat mengarungi musim kompetisi 2016. Pebalap Movistar Yamaha itu meyakini jika persaingan di musim depan akan lebih sengit ketimbang musim lalu.

Seperti diketahui, tiga seri terakhir MotoGP 2015 selalu diwarnai dengan perang kata-kata dan saling tuding antara Valentino Rossi, Marc Marquez, dan Jorge Lorenzo.

Advertisement

Rossi menilai The Baby Alien telah bersekongkol dengan Lorenzo untuk mencegah The Doctor menjadi kampiun. Puncaknya terjadi pada seri pamungkas di GP Valencia, 8 November 2015. Lorenzo berhasil mengkudeta posisi Rossi di klasemen balap dengan keunggulan lima poin. Ia pun berhak atas gelar juara ketiga.

"Saya rasa akan ada banyak kontroversi lagi. Yamaha, Honda, dan Ducati akan melakukan segalanya dengan memberikan motor terbaik bagi rider mereka. MotoGP adalah kelas paling prestisius, banyak pebalap hebat dan tak tertandingi. Ini yang membuat para juara sulit mempertahankan gelar," kata Lorenzo seperti dikutip Speedweek, Sabtu (21/11/2015).

Rider berdarah Spanyol itu memang tidak memiliki sejarah baik dalam mempertahankan gelar. Usai menjadi juara dunia pada 2010 dan 2012, ia selalu finis sebagai runner-up di musim berikutnya.

"Tidak ada yang tahu apakah seseorang bisa kembali mengulangi kesuksesan atau tidak. Saya mewaspadai Marquez, ia masih muda, cepat, sangat ambisus dan agresif. Tentu bukan tugas mudah bagi saya untuk bisa mengejarnya," tegas Jorge Lorenzo.