Asian Games 2018: Tugas Kemenpora Fokus Urusi Prestasi Atlet

Kemenpora tidak lagi mengurusi masalah renovasi kompleks Gelora Bung Karno.

BolaCom | Imelia PebreyantiDiterbitkan 05 Januari 2016, 21:50 WIB
Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S. Dewo Broto, memberi keterangan pers di Kantor Kemenpora terkait persiapan menghadapi Asian Games, Selasa (5/1/2016). (Bola.com/M. Ridwan)

Bola.com, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kini fokus berusaha meningkatkan prestasi atlet menjelang pelaksanaan Asian Games 2018.

Urusan prestasi menjadi kewajiban utama Kemenpora setelah tanggung jawab pembangunan fisik, termasuk Wisma Atlet untuk Asian Games dan venue-venur di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), diambil alih oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Perumahan Rakyat. 

Baca Juga

Advertisement

"Pembangunan sport venue di kompleks GBK akan ditangani Kemen PU dan Perumahan Rakyat juga," ujar Gatot Dewa Broto, selaku Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, dalam konferensi pers di Kantor Kemenpora, Selasa (5/1/2016). 

"Anggaran Rp 500 miliar yang semula berada di Kemenpora akan dialihkan kepada Kemen PU dan Pera," lanjut dia.

Gatot mengungkapkan keputusan tersebut diambil agar Kemenpora bisa fokus pada usaha peningkatkan prestasi para atlet, dan tidak terpecah fokusnya kepada pembangunan infrastruktur.

"Kami diminta untuk fokus pada peningkatan prestasi atlet. Sebagai tuan rumah Asian Games kita jangan sampai hanya sukses di penyelenggaraan, tapi cuma jadi penonton (karena prestasi buruk)," ujar Gatot.

"Sukses dalam prestasi dan tidak ada masalah hukum. Terakhir, bisa menghasilkan multiplier effect dari berbagai aspek," imbuh dia.

Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games pada 18 Agustus - 2 September 2018. Jakarta dan Palembang bakal menjadi dua kota tempat pelaksanaan event empat tahunan tersebut.

Berdasarkan hasil rapat yang dilaksanakan Kementerian Pemudan dan Olahraga serta beberapa pihak terkait di kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (5/1/2016), diputuskan renovasi GBK dan pembangunan Wisma Atlet akan dialihkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera).