Laga Final di SUGBK, Kapolda Jamin Keamanan Final PJS

oleh Tengku Sufiyanto diperbarui 18 Jan 2016, 21:15 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Tito Karnavian menjamin laga final Piala Jenderal Sudirman antara Semen Padang melawan Mitra Kukar pada Minggu (24/1/2016) akan berlangsung aman. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi, Tito Karnavian menjamin keamanan partai final Piala Jenderal Sudirman antara Semen Padang melawan Mitra Kutai Kartanegara (Kukar)di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (24/1/2016).

Tito mengungkapkan Polda Metro sudah mulai berkomunikasi dari berbagai pihak yang akan bertugas mengamankan partai puncak Piala Jenderal Sudirman ini.

Advertisement

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan Panglima TNI, Kapolri, dan Pangdam Jaya terkait pengamanan final Piala Jenderal Sudirman. Tapi, kami masih akan gelar pertemuan kembali nantinya," ucapnya seusai menghadiri acara syukuran Piala Presiden 2015 di Kunstkeing Paleis Art Gallery, Jakarta, Senin (18/1/2016).

Tito juga meyakini suporter kedua tim yang akan datang ke Jakarta bakal tertib sebelum dan sesudah berlangsungnya pertandingan final. Meski begitu, Polda Metro Jaya tetap memberikan perhatian penuh terhadap aktivitas suporter Semen Padang maupun Mitra Kukar.

"Pengamanan sudah dipersiapkan. Pokoknya hal yang perlu diwaspadai adalah suporter, tapi kami yakin tidak ada bentrokan suporter karena tidak ada masalah saat ini. Kami ingin final Piala Jenderal Sudirman lebih sukses dari final Piala Presiden dari segi pengamanan," ia mengungkapkan.

Semen Padang dan Mitra Kukar baru bertolak ke Jakarta, Rabu (20/1/2016). Saat ini, kedua kesebelasan masih menggelar pemusatan latihan sebelum bentrok di SUGBK. Mitra Kukar menggelar pemusatan latihan di Batu, Malang, Jawa Timur, sedangkan Semen Padang berlatih di Padang.

Mitra Kukar melaju ke final setelah menyingkirkan Arema Cronus melalui adu penalti dengan skor 3-2 (agregat 3-3). Adapun Semen Padang, berhasil melangkah ke babak final Piala Jenderal Sudirman setelah mengalahkan Pusamania Borneo FC melalui adu tendangan penalti dengan skor 4-2 (agregat 2-2).