IBL 2016: Kalahkan Satya Wacana, Pelatih CLS Malah Kecewa

oleh Oka Akhsan diperbarui 25 Feb 2016, 17:45 WIB
Pemain CLS Knights Surabaya, Jamarr Andre Johnson, beraksi saat menghadapi Satya Wacana Salatiga dalam lanjutan IBL 2016 di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Kamis (25/2/2016). (Dokumentasi IBL)

Bola.com, Yogyakarta - CLS Knights Surabaya kembali meraih hasil positif dalam lanjutan seri III Indonesian Basketball League (IBL) 2016 di GOR Among Rogo, Yogyakarta. Pada laga pertama hari keenam yang digelar Kamis (25/2/2016), CLS mengalahkan Satya Wacana Salatiga dengan skor 80-64.

Advertisement

Tampil tanpa shooter andalan Sandy Febiansyakh, starter CLS tetap tampil impresif. Tembakan CLS dari area luar masih berbahaya. Dimotori Jamarr Johnson yang memasukkan tiga usaha tembakan tiga angka, CLS menutup kuarter pertama dengan keunggulan 24-14.

Pada kuarter kedua, CLS lebih banyak menurunkan pemain muda. Akibatnya, perolehan poin mereka tersendat. Sebaliknya, Satya Wacana jadi lebih leluasa dalam melancarkan serangan. Respati Ragil Pamungkas dkk. pun mampu memangkas keunggulan CLS menjadi hanya enam poin dengan skor 31-37 saat halftime.

Tak mau dikejar, pelatih CLS, Wahyu Widayat Jati, kembali memainkan pemain utamanya pada kuarter ketiga. CLS mampu keluar dari tekanan dan mempertahankan keunggulan menuju kuarter keempat dengan skor 58-49.

Serangan cepat khas CLS baru keluar pada kuarter pamungkas. Alhasil, Satya Wacana kelabakan. Mario Wuysang dkk. akhirnya menutup laga dengan keunggulan 16 poin.

Jamarr Johnson menjadi pencetak angka terbanyak CLS dengan 17 poin. Isman Thoyib (10 poin dan 11 rebound) dan Herman (13 poin dan 11 rebound) turut berkontribusi dengan mencetak dobel-dobel.

"Kami memang menang, tapi saya masih kecewa dengan penampilan buruk para pemain pelapis. Performa mereka tak sesuai harapan. Padahal kami ingin mereka bisa mencontoh permainan para pemain starter," kata Cacing, sapaan akrab Wahyu Widayat Jati.

Pernyataan Cacing diamini pemain senior, Mario Wuysang. "Mereka mesti punya tanggung jawab saat diberi kesempatan tampil dan bermain dengan hati," ujarnya.

Di kubu Satya Wacana, Respati Ragil menjadi peraih angka tertinggi dengan 15 poin.

"Penampilan para pemain sudah bagus. Mereka sudah mengalami peningkatan pesat. Hal yang membedakan kami dan CLS pada pertandingan ini hanyalah kualitas starter mereka yang lebih baik," kata pelatih Satya Wacana, Efri Meldi.

Pada laga berikutnya, CLS akan menjalani bigmatch melawan M88 Aspac Jakarta, Sabtu (27/2/2016). Sementara itu, Satya Wacana akan bertemu JNE Bandung Utama pada hari yang sama.

Berita Terkait