Menang Atas Tim Amatir, Penampilan PSM Menuai Kritik

oleh Abdi Satria diperbarui 05 Mar 2016, 21:30 WIB
PSM Makassar resmi mengontrak 23 pemain untuk menghadapi Indonesia Soccer Championship A 2016.

Bola.com, Makassar - Meski sukses mengalahkan tim amatir, Maesa FC 3-0 di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Sabtu (5/3/2016) sore, penampilan skuat PSM Makassar dinilai belum menjanjikan. Lini depan tim asuhan Luciano Leandro dinilai masih bermasalah.

Dua pemain asing yang menjalani seleksi, Lamine Diarrasouba (Pantai Gading) dan Michael Dawood belum menjanjikan. Berkali-kali kedua pemain yang turun bergantian gagal menembus pertahanan lawan.

Advertisement

Mantan striker PSM, Rahman Usman menilai kualitas Lamine dan Michael masih dibawah Ferdinand Sinaga.

"Padahal sudah seharusnya kalau kualitas pemain asing harus lebih baik dari pemain lokal," tegas Rahman, pencetak gol penentu juara PSM saat menekuk PKT Bontang 3-2 di final Liga Indonesia 1999/2000.

Rahman merujuk tiga gol yang dicetak PSM ke gawang Maesa. Dua gol tercipta melalui tendangan bebas kapten tim, Syamsul Chaeruddin dan satu gol lainnya dari aksi individu, Ferdinand, Rahman berharap manajemen dan pelatih Luciano Leandro segera mendapatkan striker asing berkualitas.

"Kalau sulit mendapatkan striker asing berkualitas lebih baik maksimalkan Ferdinand dan cari pendamping Alex Silva di tengah," papar Rahman.

Kritik lebih tajam dilontarkan Faisal Maricar, mantan bek PSM saat jadi juara Perserikatan 1992. "Saya menilai penampilan tim keseluruhan. Secara kualitas pemain utama dan pelapis beda jauh. Kalau tidak berbenah, PSM sulit bersaing di ISC A 2016," katanya.

Faisal memberi bukti pada babak kedua. Penampilan skuat Luciano melorot tajam ketika tampil dengan pemain pelapis. "Padahal lawan juga sudah menarik pemain utamanya," jelas Faisal yang pernah membela PSIS Semarang ini.

Dikonfirmasi Luciano enggan berkomentar banyak soal penampilan pemainnya. "Kami memang masih bermasalah di lini depan dan belakang. Semoga dalam waktu dekat kelemahan ini bisa teratasi," ungkap pelatih asal Brasil ini.

Mantan gelandang PSM dan Persija Jakarta ini berharap manajemen PSM segera mendatangkan pemain seleksi untuk menutupi kelemahan itu. "Andai Carlos Eduardo dan Jean Dutra tidak pulang ke Brasil, saya mungkin tidak sepusing ini," tutup Luciano.