Guardiola Teriak Kencang di Muka Pemain Usai Laga Kontra Dortmund

oleh Nurfahmi BudiMuhammad Ivan Rida diperbarui 06 Mar 2016, 19:20 WIB
Pelatih Bayern Munchen, Josep Guardiola (dua dari kiri) berkomunikasi dengan Joshua Kimmich, usai laga kontra Borussia Dortmund, di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Minggu (6/3/2016) dini hari WIB. Laga berakhir imbang tanpa gol. (EPA/Ina Fassbender

Bola.com, Munchen Bayern Munchen membawa pulang satu poin dari Stadion Signal Iduna Park, setelah menahan imbang tanpa gol Borussia Dortmund, Minggu (6/3/2016) dini hari WIB. Pelatih FC Hollywood, Josep Guardiola memperlihatkan reaksi gembira.

Satu ekspresi menonjol yang tertangkap kamera adalah saat Guardiola mendekati pemain muda Bayern Munchen, Joshua Kimmich. Perhatian publik memang sempat tertuju pada pesepakbola berusia 21 tahun tersebut.

Sepanjang 90 menit pertandingan, ia tampil mengesankan. Minim jam terbang bukan menjadi alasan bagi Kimmich untuk canggung berduet dengan David Alaba di depan kiper Manuel Neuer.

Advertisement

Kalangan media di Jerman menganggap pemain berpostur 176 cm ini layak mendapat gelar pemain terbaik laga klasik Bundesliga tersebut. Satu indikator, ia sukses mematikan pergerakan bomber tajam tuan rumah, Pierre-Emerick Aubameyang.

Sebelum pertandingan, Aubameyang menjadi momok lini pertahanan Munchen, dan sempat diutarakan Guardiola pada sesi konferensi pers, sehari sebelum pertandingan. Sang arsitek ternyata memiliki jawaban untuk meredam ketajaman tukang gedor andalan Dortmund tersebut, dan jawabannya tak lain sosok Kimmich.

Tak heran, usai pertandingan, Guardiola menghampiri Kimmich, lalu sempat memegang pundak dan kepala 'sang murid'. Pep seperti tak tahan untuk berteriak. Ia meluapkan emosi bangga terhadap Kimmich.

Adegan bak di film-pun terjadi, saat Guardiola memeluk erat Kimmich. "Jangan pernah berkata dia tak bisa bermain di zona pertahanan. Saya sangat mencintai anak ini, karena memiliki segalanya untuk menjadi bintang masa depan Munchen dan timnas Jerman. Dia bermain luar biasa kali ini," puji sang pelatih.

Berkat penampilan gemilang Kimmich, lini belakang Munchen menjadi lebih rapat, sehingga Aubameyang dkk tak bebas mengancam jala Neuer. Hasil satu angka membuat Die Roten menjaga selisih lima poin dengan rival tradisionalnya tersebut.

"Kami terus berusaha menjaga keuntungan, dan itulah yang terpenting. Masih ada sembilan laga lagi, dan itu berarti memberi kami sinyal untuk terus waspada," ujar Philipp Lahm, kapten Bayern Munchen, seperti dilansir Reuters.

Kimmich sendiri mengaku senang dengan performa kontra Dortmund. Ia sempat kurang tenang karena tekanan besar yang akan dihadapi. "Tapi Pep terus berusaha berkomunikasi, dan memberikan banyak trik. Kami seharusnya bisa menang, tapi memang kurang beruntung dalam beberapa peluang," tegas alumni akademi sepak bola Stuttgart tersebut.

Sumber: Kicker.de, Reuters

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini