Eksklusif dari Melbourne: 2 Hal Positif versi Rio Haryanto

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 21 Mar 2016, 15:45 WIB
Rio haryanto, berusaha tetap bersikap tenang dan berpikir positif setelah gagal finis di F1 GP Australia 2016. (AFP/Paul Crock)

Bola.com, Melbourne - Debut Rio Haryanto di ajang F1 2016, Minggu (20/3/2016), memang berakhir dini. Namun, pebalap Manor Racing tersebut tetap menilai ada dua hal positif yang bisa dipetik dari balapan GP Australia di Sirkuit Albert Park, Melbourne, tersebut.

Advertisement

Rio mengawali balapan perdananya di pentas F1 tersebut dari posisi buncit alias urutan ke-22. Sebenarnya dari hasil kualifikasi pebalap asal Solo tersebut berhak start dari posisi ke-21. Namun Rio terkena penalti turun tiga grid karena dianggap bersalah dalam insiden senggolan dengan pebalap Haas, Romain Grosjean, pada latihan bebas ketiga.

“Sebenarnya di luar insiden mobil rusak, hari ini cukup positif. Yang pertama start saya lancar, cukup bagus menurut saya,” ujar Rio, saat ditemui bola.com seusai balapan GP Australia.

Rio mengawali balapan GP Australia dengan cukup baik. Dia mampu naik hingga ke posisi 18 sebelum balapan dihentikan sementara karena insiden tabrakan yang melibatkan pebalap McLaren, Fernando Alonso, dan pebalap tim Haas, Esteban Gutierrez.

Selain start, Rio juga memuji pitstop yang dilakukan kru Manor Racing. Menurutnya, kecepatan pitstop Manor cukup menjanjikan.

“Strategi pitstop Manor bagus dan cepat, sekitar 3 detik. Saya rasa penampilan kami cukup impresif sebelum ada kejadian cukup besar yang melibatkan Alonso dan Gutierrez,” beber pebalap yang musim lalu menempati peringkat empat di ajang GP2 Series tersebut.

Meski gagal finis di F1 GP Australia, Rio Haryanto tetap optimistis menyambut balapan kedua di GP Bahrain, dua pekan lagi. Insiden di Albert Park tak membuat motivasinya mengendur. Dia malah mengaku bisa belajar banyak dari balapan pertama di Albert Park tersebut.