Jadi Juara Grup D, Sulsel Optimistis Melaju ke PON 2016

oleh Abdi Satria diperbarui 24 Mar 2016, 11:30 WIB
Tim Pra PON Sulsel harus mengalahkan juara Grup E untuk merebut tiket ke putaran final PON Jabar 2016. (Bola.com/Samsul Hadi)

Bola.com, Bandung - Erwin Hatta, manajer tim Sulawesi Selatan (Sulsel), optimistis skuatnya bisa melenggang ke putaran final cabang sepak bola di PON 2016. Hasil dua kemenangan beruntun di Grup D membuat tim Pra PON Sulsel tinggal selangkah memutus rekor buruk selalu absen dalam tiga PON sebelumnya. Terakhir mereka berlaga di PON 2000 Surabaya.

Di kualifikasi Grup D, Ady Setiawan mengalahkan Sulawesi Tenggara 2-1 dan Sulawesi Barat 3-1. "Padahal persiapan kami terbilang minim. Materi pemain baru utuh sepekan sebelum berangkat ke Bandung," ujar Erwin kepada bola.com.

Erwin mengaku meski persiapan timnya terbilang singkat, secara teknis kemampuan timnya tetap terjaga. Pasalnya, semua pemainnya tetap menjaga sentuhan dan fisiknya dengan membela klub masing-masing pada sejumlah turnamen antarkampung yang marak di Makassar dan sekitarnya.

"Jadi, ketika pemain dikumpulkan kembali, tim pelatih tinggal memantapkan kerja sama dan kebersamaan antarpemain," jelas Erwin.

Advertisement

Di lain pihak, manajemen terus memompa motivasi pemain agar tampil habis-habisan di kualifikasi. "Sulsel sudah tiga kali hanya jadi penonton di PON. Kami yakin dengan materi yang lebih baik, sekarang saatnya Sulsel kembali berpartisipasi," tegas Erwin.

Sulsel tinggal menunggu tim juara Grup E yang dihuni tim Pra PON Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo. Juara Grup D dan E akan saling berhadapan pada Sabtu (26/3/2016) untuk memperebutkan satu tiket putaran final.

Pelatih Sulsel, Riono Asnan, berharap timnya lebih fokus untuk memenangkan pertandingan. Mantan pemain Niac Mitra ini menilai kemampuan timnya belum optimal meski mencetak dua kemenangan beruntun.

"Pertandingan nanti jauh lebih berat karena kami harus menang untuk mendapatkan tiket. Saya sudah siapkan strategi khusus untuk mewujudkan target lolos. Termasuk antisipasi kemungkinan adu penalti," papar Riono.