Bobotoh dan Aremania Bersaing Jadi Suporter Terbaik

oleh Nandang Permana diperbarui 02 Apr 2016, 20:15 WIB
Aremania akan bersaing dengan bobotoh Persib jadi suporter terbaik Torabika Bhayangkara Cup 2016. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Penyelenggara Torabika Bhayangkara Cup 2016 akan memberikan penghargaan kepada suporter. Dua suporter telah ditetapkan sebagai nominator, yakni Aremania dan bobotoh Persib.

Nominasi itu membuat laga final semakin seru. Pasalnya, tim penilai akan menentukan pemenang saat Arema Cronus melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (3/4/2016) malam. 

Beberapa kriteria telah ditetapkan oleh panitia. Pertama adalah kreativitas, ketertiban, menghargai tim dan suporter lawan, serta sportif seandainya tim yang didukung kalah. Suporter terbaik akan mendapat hadiah uang pembinaan Rp 100 juta. 

"Bobotoh dan Aremania harus bersaing secara sportif. Siapa yang paling kreatif dan respek terhadap lawan, itulah pemenangnya," kata Ketua Panitia Bhayangkara Cup, Irjen Pol Condro Kirono.  

Advertisement

Bobotoh, baik yang tergabung dalam Viking Persib Club atau kelompok lainnya akan membirukan Senayan. Mereka mendapat jatah 40 ribu tiket. Tak mau kalah, Aremania juga datang dari berbagai penjuru. Meski mendapat jatah 30 ribu tiket, Aremania yang ingin menonton di Jakarta bisa lebih banyak.

"Dari Malang, kemungkinan sekitar 10 ribu orang. Belum dihitung dari daerah lain termasuk Jabodetabek," kata Yuli Sumpil, dirigen Aremania.

Sementara, menurut dirigen Viking Yana Umar, 40 ribu tiket untuk bobotoh sudah habis dipesan. "Kami berangkat Minggu pagi, dari Bandung dipusatkan di Gasibu, sementara yang dari luar Bandung bertemu di tol dan berangkat bersama ke Jakarta," kata Yana.

Bendera yang dikibarkan di salah satu sektor tribune Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, menegaskan hasrat besar bobotoh ingin ke Jakarta menyaksikan final Torabika Bhayangkara Cup 2016 yang melibatkan klub kesayangan. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Aremania dan bobotoh diharapkan tertib dan menjaga persaudaran, saling menghormati dan mendukung dengan cara yang sportif. Polri berharap hajatan penutup turnamen berjalan lancar dan tertib sehingga suporter juga mendapat kesan positif dari masyarakat.

Selain gelar untuk suporter, panpel juga memberikan penghargaan untuk tim fairplay. "Kriterianya menggunakan penilaian penerimaan kartu kuning dan kartu merah. Lalu sikap sportif, respek terhadap lawan, wasit dan ofisial turnamen," imbuh Condro.

Wasit yang bertugas juga mendapat penghargaan. Lima wasit yang masuk dalam nominator wasit terbaik adalah Nurus Fadilah, Toriq Alkatiri, Iwan Sukoco, Muslimin, dan Oki Dwi Putra.

Kelima wasit itu masuk nominator karena dianggap paling bagus dalam memimpin pertanding dari babak penyisihan Grup. Wasit terbaik mendapatkan uang Rp 50 juta dan sebuah sepeda motor.

"Panelis wasit terbaik Torabika Bhayangkara Cup adalah Ketua OC, Brigjen Cokky Manurung dan Brigjen Lukman Wahyu," kata Condro mengakhiri pembicaraan.