Resmi, Kualifikasi F1 GP China Kembali Gunakan Format Lama

oleh Muhammad Wirawan Kusuma diperbarui 08 Apr 2016, 09:25 WIB
Kualifikasi F1 pada seri GP China, 17 April 2016, dikabarkan bakal menggunakan format lama seperti musim 2015. (Twitter)

Bola.com, Shanghai - Desakan tim Formula 1 (F1) agar format lama babak kualifikasi kembali digunakan berbuah manis. Petinggi F1, Bernie Ecclestone, bersama Presiden Federasi Otomotif Internasional (FIA), Jean Todt, setuju untuk mengubah kembali format kualifikasi balapan F1.

Advertisement

Motorsport memberitakan, format lama kualifikasi F1 akan diterapkan pada balapan GP China, 17 April 2016. Sumber Motorsport mengatakan keputusan ini diambil Ecclestone dan Todt setelah menerima surat permohonan dari seluruh tim F1 untuk kembali ke format kualifikasi yang digunakan pada musim 2015.

"Atas permintaan bulat dari tim pada surat yang diterima hari ini, Jead Todt, presiden FIA, dan Bernie Ecclestone, sebagai perwakilan pemegang hak komersial, menerima, dalam kepentingan kejuaraan, untuk mengajukan proposal kepada Komisi F1 dan Dewan Olahraga Motor Dunia untuk mengembalikan format kualifikasi seperti yang berlaku pada tahun 2015," demikian pernyataan FIA.

"Jean Todt dan Bernie Ecclestone menyambut baik gagasan yang diajukan tim peserta untuk menemukan kesepakatan bersama soal format 2017 pada akhir pekan," lanjut pernyataan tersebut.

Seperti diketahui, para peserta F1 mengeluhkan sistem kualifikasi baru yang diterapkan pada awal musim 2016. Mereka menilai sistem eleminasi dinilai gagal.

Ecclestone dan Todt kabarnya sempat ingin mengajukan format lain, yaitu sistem agregat waktu. Namun sistem tersebut juga mendapat penolakan dari seluruh tim peserta F1.