Pencabutan Sanksi PSSI Bikin Cristian Gonzales Semangat Terapi

oleh Iwan Setiawan diperbarui 12 Mei 2016, 12:00 WIB
Cristian Gonzales ingin segera pulih dari cedera dan bermain untuk Arema serta Timnas Indonesia lagi. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Imbas pencabutan sanksi pembekuan PSSI oleh Menpora Imam Nahrawi berdampak luas. Striker Arema Cronus, Cristian Gonzales, yang sedang cedera patah tulang rusuk ikut merasakan kabar bahagia itu.

Penyerang berjuluk El Loco ini makin semangat untuk segera bangkit dari cedera. Meski, prediksi awal dia harus istirahat paling cepat satu bulan ke depan.

"Saat ini Cristian punya semangat lebih besar lagi. Terapi dan pemulihan juga terus dilakukan demi segera gabung dengan tim," kata manajer dan istri Gonzales, Eva Gonzales.

Saat ini Gonzales masih berada di Surabaya. Dia masih rutin melakukan terapi di sana. Jika berjalan lancar, minggu depan andalan lini depan Arema Cronus ini sudah bisa menjalani latihan ringan.

Advertisement

Sudah pasti Gonzales ingin segera pulih demi bermain untuk Arema dan tim nasional jika nantinya sanksi FIFA sudah dicabut. Saat ini PSSI masih menunggu pencabutan sanksi dari federasi sepak bola tertinggi dunia itu.

"Tentu jika nanti timnas sudah kembali aktif, Cristian selalu siap untuk kembali karena dia dinaturalisasi demi membela Tim Merah- Putih," imbuh Eva.

Dalam waktu dekat ini timnas senior belum punya agenda resmi. Namun pada Oktober mendatang, ada kualifikasi Piala AFF dan putaran final turnamen untuk kawasan Asia Tenggara itu digeber November hingga Desember. Sebelum persiapan ajang itu, El Loco berjuang keras mengembalikan fisik dan feeling golnya lagi di Arema.

Gonzales sudah memperkuat Timnas Indonesia sejak tahun 2010. Hingga kini dia sudah tampil 31 laga dan mengemas 13 gol. Sebelum disanksi FIFA, dia juga masih tercatat sebagai pemain timnas senior.

Tidak menutup kemungkinan nantinya Cristian Gonzales dipanggil kembali karena performanya sebelum cedera justru makin bertenaga meski usianya sudah 39 tahun. Di bawah arahan pelatih Arema Milomir Seslija, eks striker Persik dan Persib ini bisa main melebar sebagai pembuka ruang dan targetman.