Minta Balik ke Posisi Awal, Yanto Basna Siap Ambil Risiko

oleh Aning Jati diperbarui 02 Jul 2016, 17:30 WIB
Rudolof Yanto Basna mengungkapkan rasa tidak nyaman bermain di posisi bek kanan Persib.

Bola.com, Bandung - Kebijakan rotasi yang dijanjikan bakal diterapkan Djadjang Nurdjaman saat Persib Bandung menjamu PSM Makassar di pekan kesembilan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo, Sabtu (2/7/2016) malam, sangat mungkin sudah dinanti sejumlah pemain, terlebih mereka yang di era pelatih sebelumnya, Dejan Antonic, merasa terpinggirkan.

Namun, tidak hanya pemain yang jarang mendapat kesempatan bermain saat tim Maung Bandung dilatih Dejan, yang senang dengan kebijakan itu. Pemain yang merasa tak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik lantaran posisinya diubah oleh pelatih asal Serbia itu, ikut mendapat angin segar.

Rudolof Yanto Basna, misalnya. Pemain muda itu belakangan kontribusinya tak lagi terlihat menonjol lantaran ia harus rela posisinya kerap diubah Dejan. Dari pos bek tengah ke bek kanan.

Yanto Basna terlihat kesulitan memerankan tugas barunya itu. Pemain 21 tahun itu sudah mengutarakan persoalan ini ke Djanur, sapaan akrab Djadjang Nurdjaman.

Advertisement

Bahkan sebelum Djanur tiba kembali di Persib, pemain asal Papua itu sempat terlihat bereuni dengan mantan pelatihnya semasa membela Mitra Kukar, Jafri Sastra. "Dia sempat menyinggung soal perubahan posisinya di Persib. Dia merasa tak nyaman dengan posisi barunya," kata Jafri kepada Bola.com sebelum laga PS TNI kontra Persipura (18/6/2016).

Djanur, yang mendapat keluhan sudah berjanji untuk mengembalikan Yanto ke posisi aslinya, bek tengah. Namun, janji itu bukannya tanpa risiko karena Djanur memperingatkan pemain terbaik di Piala Jenderal Sudirman itu akan persaingan yang bakal dihadapinya.

Pasalnya, di sektor bek tengah Persib bercokol nama-nama semacam Vladimir Vujovic, Purwaka Yudhi, dan Hermawan. Belakangan, sektor bek tengah Persib sudah diisi duet Vlado-Purwaka.

Alhasil, Yanto harus senantiasa menunjukkan penampilan apik bila ingin dimainkan sebagai starter oleh Djanur dalam setiap pertandingan Persib. Namun, bek yang juga mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta itu harus bersabar untuk mendapat kembali bermain di posisi aslinya karena pada laga kontra PSM, ia dipastikan absen karena mengantongi sanksi akumulasi kartu kuning.