Pernah Dibuat Kecewa, Mourinho Tendang Shaw?

oleh Aditya Wicaksono diperbarui 05 Jul 2016, 19:10 WIB
Luke Shaw pernah menplak bergabung bersama Chelsea pada 2014 saat masih dibesut Jose Mourinho. (AFP)

Bola.com, Manchester - Bek Luke Shaw pernah menjadi target utama incaran Jose Mourinho saat masih menangani Chelsea. Namun, transfer pemain asal Inggris itu batal terealisasi karena permintaan gaji yang terlalu tinggi. Kini, keduanya bertemu di Manchester United. Apakah Mourinho masih memendam kekecewaan kepada Shaw?

Advertisement

Shaw yang lahir di kota London, tumbuh sebagai pendukung Chelsea. Ia bergabung dengan akademi sepak bola Southampton ketika berusia delapan tahun. Pada usia 16 tahun ia melakukan debut untuk tim senior The Saints.

Juni 2014, impian Shaw untuk membela klub pujaannya, Chelsea, hampir menjadi kenyataan. Namun permintaan gaji yang terlalu tinggi membuat Mourinho mengurungkan niatnya untuk memboyong Shaw. Dia lalu memutuskan bergabung bersama Manchester United.

"Jika kami membayar anak berusia 19 tahun dengan bayaran tinggi, maka hal tersebut akan merusak stabilitas tim. Keuangan kami akan tergganggu dan pemain senior akan datang mengetuk pintu saya. Mereka akan bertanya kenapa anak berusia 19 tahun mendapat bayaran lebih besar dari mereka dan mereka akan menuntut bayaran yang lebih tinggi lalu," ucap Mourinho, pada tahun 2014 silam ketika menggagalkan transfer Shaw.

Mourinho tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya pada saat itu dan sempat menyebut keluarga Shaw adalah keluarga yang rakus. Chelsea akhirnnya memilih untuk mendatangkan Filipe Luis dari Atletico Madrid. Shaw pun hengkang ke Manchester United dengan biaya transfer sebesar 30 juta poundsterling (Rp520 miliar) dan gaji sebesar 130,000 poundsterling (2.25 miliar) per pekan.

Shaw dan Mourinho akan kembali bertemu di Old Trafford. Sejauh ini, performa sang pemain menunjukkan perkembangan yang positif. Shaw seharusnya bisa menjadi bagian utama United pada musim lalu, namun cedera parah yang didapatnya membuat Shaw harus menepi dalam waktu yang lama.

Sebagai manajer, Jose Mourinho mempunyai wewenang untuk menendang pemainnya. Jika manajer Portugal belum melupakan kejadian tahun 2014 tersebut, Shaw bisa saja disingkirkan dari skuat utama. Namun, sebagai manajer profesional, Mou harus bisa melihat kontribusi yang diberikan kepada Shaw kepada tim utama.

Sang pemain pun telah menunjukkan komitmennya untuk kembali masuk ke dalam skuat inti, dengan datang lebih dahulu ke pemusatan latihan klub. Rencananya, Mou akan mengumpulkan skuat United pada Kamis (7/7/2016), namun Shaw sudah berada di Carrington sejak dua minggu sebelum untuk memulai latihan sendiri.

Sumber: Berbagai Sumber

Berita Terkait