Kabar Pencoretan Menyebar, 12 Pemain Asing Melamar ke Arema

oleh Iwan Setiawan diperbarui 10 Agu 2016, 08:30 WIB
Ekspresi pemain Arema, Gustavo Giron, setelah mencetak gol ketiga ke gawang Bhayangkara Surabaya United dalam laga Torabika Soccer Championship 2016 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/5/2016). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Kabar bakal ada pergantian pemain asing di skuat Arema Cronus saat jeda transfer Torabika Soccer Championsip (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo disambut antusias para agen pemain. Saat ini sudah ada 12 pemain asing yang melamar untuk jadi bagian tim Singo Edan pada putaran kedua.

"Posisinya macam-macam. Mulai striker hingga bek. Sementara kami tampung dan lihat kualitas mereka lewat rekaman," kata General Manager Arema Ruddy Widodo.

Dengan begitu, posisi semua pemain asing Arema kini belum aman. Jika kontribusi mereka dinilai kurang, pemain baru siap didatangkan. Saat ini, ada tiga empat pemain asing di skuat Singo Edan, yakni Gustavo Giron, Goran Gancev, Srdjan Lopicic, dan Esteban Vizcarra.

"Mayoritas pemain asing yang ditawarkan baru. Artinya belum pernah main di klub Indonesia. Tapi ada juga yang pernah di Indonesia dan Malaysia. Coach Milo juga tahu dia saat masih di Malaysia," lanjutnya.

Advertisement

Hanya saja manajemen enggan merilis siapa saja pemain yang melamar. "Yang jelas kualitas mereka bervariasi. Ada yang bagus juga. Tapi kami akan diskusi dengan tim pelatih dulu kebutuhannya seperti apa," kata dia.

Jika melihat kabar yang berhembus akhir-akhir ini, Arema memprioritaskan berburu striker karena Gustavo Giron besar kemungkinan akan didepak pada pertengahan musim.

Tanda-tandanya sudah jelas. Dalam pertandingan melawan Bali United FC, dia jadi pemain cadangan. Milo lebih memilih striker lokal Sunarto sebagai pengganti. Lalu saat uji coba kontra Arema U-21, Giron juga masih mandul. 

Arema menang 3-0 berkat dua gol Bustomi dan Febri Hamzah. Padahal dia butuh gol untuk memulihkan kepercayaan dirinya. Terakhir dia membobol gawang lawan di pekan kelima TSC 2016 lawan Gresik United.

Setelah itu, pemain 30 tahun berpaspor Australia ini tak lagi produktif. Hingga TSC pekan ke-14, Giron berman 11 kali dan hanya mencetak dua gol.

Ia kalah produktif dari Cristian Gonzales yang mencetak empat gol dari 10 laga dan Sunarto yang membukukan tiga gol dari 10 penampilan. Bahkan bek Hamka Hamzah unggul satu gol lebih banyak dari Giron. Performa Giron juga semakin turun sehingga Milomir Seslija mulai mencadangkan top scorer kasta kedua Liga Australia tahun 2015.