Pakai Pemain Kampung, Perseru Bidik Target Juara ISC U-21

oleh Gatot Susetyo diperbarui 11 Agu 2016, 11:00 WIB
Pelatih Perseru Serui U-21, Choirul Huda optimistis anak asuhnya bisa bersaing di pentas Indonesia Soccer Championship U-21. (Bola.com/Robby Firly)

Bola.com, Serui - Pelatih Perseru Serui U-21, Choirul Huda sangat percaya diri dengan tim asuhannya yang akan mengawali penyisihan grup 3 Indonesia Soccer Championship (ISC) U-21 di Makassar mulai 12 Agustus 2016. Perseru berada satu grup dengan Pusamania Borneo FC, Mitra Kukar, Persiba Balikpapan, PSM Makassar, dan Persipura Jayapura.

Target juara dicanangkan manajemen Cenderawasih Oranye kepada pelatih asal Kepanjen, Kabupaten Malang ini. Meskipun, menurut Choirul Huda, mayoritas anak didiknya direkrut dari kampung yang tersebar di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua.

"Tim ini banyak dihuni pemain kampung yang punya talenta alami bagus. Saya optimistis bisa memenuhi target manajemen," ujar Choirul.

Advertisement

Keyakinan Choirul berkaca dari cara bermain dan skor akhir saat dikalahkan Perseru 0-1, 8 Agustus 2016. Skuat Perseru merupakan hasil seleksi yang sebelumnya dilakukan Hanafi, pelatih yang promosi ke tim senior.  

"Secara individu, anak-anak ini punya bakat luar biasa. Namun, saya harus banyak mengajari cara bermain bola secara tim, mulai cara menyerang dan bertahan hingga mengatur irama permainan. Maklum, anak-anak ini tak pernah dapat didikan di SSB seperti di daerah lainnya," kata pria yang juga menjabat sebagai asisten pelatih Perseru yang bermain di Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo.

Namun begitu, Choirul menilai kekurangan ini bukan masalah besar karena dia telah beberapa tahun di tim Perseru. Ia tahu betul karakter dan budaya anak-anak Papua. 

"Karena tak pernah di SSB, mereka tak tahu istilah-istilah sepak bola. Akhirnya saya pakai bahasa atau instruksi yang mudah mereka pahami," ia menjelaskan.

Keuntungan Choirul Huda di pentas ISC U-21 nanti, kontestan lainnya tak tahu kekuatan pasukannya. "Saya akan manfaatkan skill individu pemain untuk bermain sebaik mungkin. Tim lain tentu akan sulit menebak permainan kami," ucapnya memungkasi.