Khawatir Kalah Cepat, Persegres Simpan Identitas Pemain Incaran

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 21 Agu 2016, 20:15 WIB
Pelatih Persegres GU, Liestiadi, enggan membocorkan pemain incarannya. (Bola.com/Rudi Riana)

Bola.com, Gresik - Beberapa waktu lalu pelatih Persegres Gresik United, Liestiadi, mengisyaratkan bakal cuci gudang saat jendela transfer dibuka. Hal ini ia lakukan guna memperkokoh kekuatan Persegres GU di putaran kedua Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo. Sejumlah pemain lokal dan asing pun masuk dalam radar. Namun, Liestiadi enggan menyebutkan nama-nama pemain yang sedang diincarnya.

"Pemain lokal yang kami ambil adalah non-bintang tapi punya kualitas bagus. Kalau pemain asing, kami cari yang berharga sedang dengan tapi punya kemampuan di atas rata-rata," ujar Liestiadi tanpa menyebutkan identitas sang pemain.

Liestiadi juga siap menampung pemain dari klub besar yang tidak dipakai karena kelebihan stok pemain berkualitas. Sebab, ia menilai pemain yang dicadangkan di klub besar belum tentu karena mainnya buruk, tetapi bisa jadi lantaran tidak cocok dengan pola permainan yang diterapkan pelatihnya. Selain pemain dari klub besar yang tidak dipakai, ia juga mengincar sejumlah pemain dari klub ISC B.

Advertisement

Kabarnya ada salah satu pemain belakang Bhayangkara Surabaya United, pemain tengah PSM, dan sejumlah pemain lain dari klub besar lain yang akan mereka comot. Liestiadi menyebutkan, sesuai dengan kebutuhan, Persegres Gresik United membutuhkan suntikan tenaga baru di posisi stoper, gelandang, dan penyerang.

Liestiadi sengaja menyimpan identitas pemain buruannya karena sejumlah alasan. Selain tidak ingin kalah cepat dengan klub lain, ia tak mau melanggar etika karena dianggap membajak pemain dari klub lain tanpa meminta izin terlebih dahulu.

"Semua ada prosedur yang harus ditempuh. Perkara saya melakukan pendekatan di belakang manajemen klub tersebut, saya rasa tidak ada masalah. Sebagai gambaran, saya melakukan pendekatan pada pemain mau bekerja keras, ngeyel, dan punya mental baja. Soal kemampuan individu, saya pikir sedang-sedang saja sudah cukup," tuturnya.

Baginya, peningkatan kemampuan seorang pemain juga tergantung dari cara pelatih menanganinya. Maklum, ia pernah memunculkan pemain-pemain bagus yang sebelumnya tidak dilirik klub lain. Sebut saja Agus Nova yang sekarang di Bali United, Rico Simanjuntak di Semen Padang, dan Fitrah Ridwan di Bhayangkara SU.

Masuknya pemain baru nanti rencananya akan menggantikan sejumlah pemain yang dianggap tidak berkembang selama putaran pertama TSC 2016. Sementara untuk legiun asing nanti akan menempati pos yang ditinggalkan Eduardo da Conceicao Maceil.