Yamaha Larang Lorenzo Tes di Jerez, Ducati Kesal

oleh Andhika Putra diperbarui 12 Okt 2016, 17:30 WIB
Ducati ungkap kekesalannya terhadap Yamaha yang melarang Jorge Lorenzo untuk mengikuti tes di Jerez. (AFP/Karim Jaafar)

Bola.com, Motegi - Direktur Ducati, Davide Tardozzi, kecewa dengan sikap Yamaha yang melarang Jorge Lorenzo mengikuti tes motor baru bersama timnya di Jerez pada November 2016. Menurut Tardozzi, pabrikan asal Jepang itu terlalu kaku dan mengekang kebebasan para ridernya.

Yamaha memang berhak melarang Lorenzo mengikuti tes Jerez bersama Ducati. Yamaha masih memiliki hak atas pebalap asal Spanyol yang terikat kontrak hingga 31 Desember 2016.

Advertisement

Tak diketahui pasti alasan Yamaha melarang Lorenzo. Namun, beberapa pihak menyakini Tim Garpu Tala itu sengaja menghambat proses adaptasi Lorenzo dengan Ducati. Ada juga yang menyebut Yamaha masih sakit hati karena pebalap berusia 29 tahun itu memilih hijrah ke pabrikan asal Italia tersebut.

Hal ini sangat disayangkan oleh Tardozzi. Menurut dia, tim tak memiliki hak menahan ridernya untuk mengikuti tes bersama tim lain, seperti Ducati yang mengizinkan Andrea Iannone melakukan tes bersama Suzuki.

"Kami mencoba segala cara yang mungkin untuk membuka kunci situasi tersebut, tapi kami menemukan jalan yang tertutup tembok," kata Tardozzi dikutip dari Gazzetta dello Sport, Rabu (12/10/2016).

"Kami bahkan tidak berpikir untuk tak melepas Iannone. Kami yakin bahwa di lingkungan yang sportif, hal-hal seperti ini seharusnya menjadi biasa," sambungnya.

Dengan keputusan Yamaha itu, Ducati terpaksa menurunkan Michelle Pirro untuk melakoni tes Jerez. Pirro diharapkan bisa memberikan masukan yang berarti untuk Lorenzo dan tim agar Desmosedici GP17 tampil lebih prima.