Raphael Maitimo Bantah Main Bersemangat Gara-Gara Jadi Kapten

oleh Iwan Setiawan diperbarui 26 Okt 2016, 18:15 WIB
Raphael Maitimo menegaskan lebih memilih Arema jadi juara ketimbang jabatan kapten. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Padang - Mengemban jabatan sebagai kapten tim Arema Cronus memang tidak mudah. Butuh figur yang kuat dan punya jiwa kepemimpinan tinggi untuk mengenakan ban kapten tersebut.

Saat kapten utama Arema, Hamka Hamzah, absen melawan Persipura di Jayapura (24/10/2016), gelandang naturalisasi Raphael Maitimo bisa dikatakan berhasil menjalankan tugas itu.

Mantan pemain Mitra Kukar dan Sriwijaya FC itu terlihat lebih bersemangat. Dia berusaha keras melewati dan menghentikan serangan lawan. Bahkan beberapa kali Maitimo menang beradu lari dengan pemain Persipura yang dikenal cepat. Terkesan dia ingin menunjukkan mental bertarung tanpa lelah kepada rekan-rekannya.

Namun, Maitimo menyanggah kalau dia main lebih bersemangat karena faktor kapten. "Saya selalu main 100 persen. Baik sebagai kapten atau pun tidak," katanya.

Advertisement

Pemilik nomor punggung 8 itu mengaku sudah terbiasa menjadi kapten tim. Dia pernah menjabat posisi itu saat bermain di Persija Jakarta atau klub lainnya, bahkan saat masih di Belanda.

Yang menarik, Maitimo sebenarnya lebih mementingkan fokus meraih gelar juara TSC 2016 ketimbang jabatan kapten tim.

"Lebih baik bagaimana sekarang meraih trofi juara dan tanggung jawab untuk selalu meraih kemenangan di sisa pertandingan ini," jawabnya.

Saat melawan Semen Padang, Jumat (28/10/2016), Maitimo tidak lagi menjadi kapten karena kapten utama Hamka Hamzah sudah kembali dari hukuman akumulasi kartu kuning.

Perlu diketahui, Maitimo sudah dua kali menjabat sebagai kapten tim di ajang Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.

Selain dia, sebenarnya masih ada wakil kapten lainnya di Arema, yaitu Kurnia Meiga dan Hendro Siswanto. Namun, Meiga sedang bergabung dengan timnas senior. Sedangkan Hendro masih dalam pemulihan cedera lutut.