Kata Hati Wonderkid Persela usai Gagal Bobol Gawang Arema

oleh Iwan Setiawan diperbarui 07 Nov 2016, 11:45 WIB
Dendy Sulistyawan (kiri) sulit melepaskan diri dari kawalan ketat Ahmad Alfarizi dkk. saat Persela kalah 0-3 dari Arema (6/11/2016). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Target membobol gawang Arema Cronus gagal direalisasikan wonderkid Persela Lamongan, Dendy Sulistyawan, dalam pertandingan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo, Minggu (6/11/2016). Jangankan mencetak gol, Persela justru kalah telak 0-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Seusai pertandingan, Dendy Sulistyawan mengakui bila dirinya kesulitan lepas dari kawalan ketat pemain belakang Arema. Bermain di sektor sayap kanan, jebolan Persela U-21 dan PON Jatim itu secara bergantian dikawal Ahmad Alfarizi dan Hamka Hamzah. 

"Sulit berhadapan dengan para pemain berpengalaman Arema. Seperti Hamka Hamzah dan Alfarizi," katanya.

Tidak hanya itu, kualitas pemain Arema menurut Dendy di atas rata-rata sehingga secara tim, Persela juga kesulitan mengalirkan bola ke depan. "Kami sudah coba jalankan instruksi dari Coach Aji Santoso. Tapi, memang ini hasil yang harus kami terima," ujarnya.

Advertisement

Sepanjang pertandingan, Dendy tidak dibiarkan bebas oleh pemain belakang Singo Edan. Maklum, pemain 20 tahun itu adalah striker paling produktif di Persela dengan koleksi tujuh gol.

Dia juga sedang on fire setelah mencetak gol di pekan sebelumnya melawan PS TNI (30/10/2016) Tetapi setiap menerima bola, Ahmad Alfarizi langsung menempelnya sehingga dia tidak bisa leluasa menyisir pertahanan Arema.

Tidak jarang Dendy juga harus turun untuk menjemput bola. Saat kalah bola, dia harus rela mengejar bola dan berbalik mengawal Alfarizi. Praktis tidak ada peluang emas yang dimilikinya ke gawang Arema.

Perlu diketahui, sebelum pertandingan, pemain yang sempat terpanggil mengikuti seleksi timnas senior Indonesia ini memiliki target mencuri poin sekaligus mencetak gol di Malang. Namun apa mau dikata, kondisi di lapangan memang berbeda.

Arema justru tampil penuh semangat untuk memetik poin penuh demi naik ke posisi puncak klasemen TSC 2016. "Pertandingan ini memang sulit. Tapi, kami sudah berjuang," ungkap Dendy Sulistyawan yang berusia 20 tahun ini.