Dukung Bhayangkara FC, Puluhan Polwan Kena Tegur

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 28 Nov 2016, 05:00 WIB

Bola.com, Solo - Ada pemandangan menarik saat Persija Jakarta menjamu Bhayangkara FC dalam lanjutan Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo di Stadion Manahan, Solo, Minggu (27/11/2016). Puluhan polisi wanita (Polwan) terlihat mengisi tribun VVIP stadion markas klub Persis Solo. Selain polwan, terlihat pula Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono beserta jajaran kepolisian Polresta Surakarta.

Semula, puluhan polwan berseragam dinas itu datang sebagai tamu undangan atau pengawal. Namun ternyata, mereka malah memberikan dukungan kepada Fandi Eko Utomo dkk.

Sebelum laga, mereka meneriakan yel-yel dan nyanyian dukungan. Hal tersebut cukup aneh mengingat Persija sedang dalam masa hukuman.

Advertisement

Komisi Disiplin (Komdis) memang memutuskan menghukum tim Macan Kemayoran tanpa penonton di sisa laga kandang sesuai surat keputusan Komdis bernomor KD225-07112016. Sontak, puluhan polwan langsung mendapat teguran dari panitia pelaksana (panpel). Hal serupa juga terjadi saat jeda babak pertama sehingga panpel kembali memberi teguran.

''Kami juga kaget ternyata mereka memberi dukungan. Aturannya memang tidak boleh karena kami sedang dalam masa hukuman. Untuk itu kami tegur lewat pengeras suara,'' kata ketua panpel Persija, Bobby Kusumohadi.

Bobby menjelaskan, pihaknya memang mendapat informasi akan adanya belasan polisi di tribun stadion. Untuk itu, panpel menyarankan untuk menggunakan pakaian biasa. Namun nyatanya mereka tetap menggunakan pakaian dinas.

''Seharusnya semua pihak mematuhi sanksi itu. Apalagi kami selaku tuan rumah juga tidak memberikan pintu masuk untuk Jakmania. Kejadian ini mungkin akan kami laporkan ke Komdis,'' tegas dia.

Seperti diketahui, hukuman tanpa penonton seperti yang terjadi pada laga melawan Bhayangkara FC adalah buntut berbagai pelanggaran saat menjamu Persib Bandung di Stadion Manahan, 5 November 2016. Saat itu, ribuan Jakmania hadir memadati stadion menggunakan atribut meski dalam masa hukuman. Selain itu, beberapa hal negatif juga terjadi di dalam stadion seperti penyalaan kembang api, flare, hingga keributan di tribune penonton.