Pelatih Juara Piala Eropa Masuk Kandidat Pelatih Timnas Indonesia

oleh Aning Jati diperbarui 08 Jan 2017, 06:30 WIB
Satu lagi kandidat pelatih Timnas Indonesia muncul, dia adalah Luis Milla. (AFP/Jonathan Nackstrand)

Bola.com, Bandung - Calon pelatih Timnas Indonesia jadi isu hangat yang belakangan menarik perharian publik sepak bola di Tanah Air. Selepas nama Luis Fernandes muncul ke permukaan, kini ada nama pelatih asal Spanyol, Luis Milla, yang santer terdengar jadi kandidat pengganti Alfred Riedl.

Luis Milla, 50 tahun, disebut-sebut masuk bursa calon pelatih Timnas Indonesia senior dan juga U-22, bersaing dengan Luis Fernandes.

Bila Luis Fernandes banyak berkiprah di Prancis bersama klub-klub profesional dan baru belakangan membesut timnas, kiprah Luis Milla di dunia kepelatihan menanjak setelah ia membawa timnas Spanyol U-21 menjuarai Piala Eropa U-21 pada 2011.

Sebelum membawa Spanyol U-21 menjuarai Piala Eropa U-21, Luis Milla sudah membesut timnas Spanyol sejak 2008 dengan melatih timnas U-19. Ia dipecat oleh RFEF (Federasi Sepak Bola Spanyol) pada 2012 lantaran gagal membawa timnas U-23 lolos dari fase penyisihan grup di Olimpiade 2012 London.

Advertisement

Jabatan terakhir Luis Milla adalah pelatih di Real Zaragoza yang bermain di Segunda Division musim 2016-2017, namun pada akhir Oktober 2016 ia diberhentikan karena rangkaian hasil buruk.

Baik Luis Fernandez maupun Luis Milla sebelum jadi pelatih, merupakan pesepak bola profesional. Keduanya bermain sebagai gelandang bertahan. Fernandez tampil bersama timnas Prancis pada awal 80 hingga awal 90-an sementara Milla, sempat berkiprah di Barcelona, Real Madrid, dan Valencia.

Luis Milla juga pernah bermain di timnas Spanyol, namun kiprahnya bersama La Furia Roja terbilang pendek, hanya sekitar setahun pada akhir awal 1990-an.

Di sisi lain, ada kemungkinan kepastian siapa yang menduduki kursi panas pelatih kepala Timnas Indonesia akan diketahui pada Minggu (8/1/2017) dalam Kongres Tahunan PSSI. Yang pasti, PSSI memastikan bila jabatan pelatih kepala timnas senior dan timnas U-22 akan diemban pelatih asing yang sama sebagai bagian dari regenerasi.