IBL 2017: Satria Muda Bungkam Bima Perkasa

oleh Andhika Putra diperbarui 11 Feb 2017, 18:18 WIB
Satria Muda Pertamina Jakarta tanpa kesulitan ketika menghadapi Bima Perkasa Jogja di seri ketiga IBL Pertalite 2017. (Bola.com/Peksi Cahyo)

Bola.com, Semarang - Satria Muda Pertamina Jakarta tetap mampu meraih kemenangan mudah 93-51 atas Bima Perkasa Jogja pada hari kedua seri ketiga IBL 2017 di GOR Sahabat Semarang, Sabtu (11/2/2017). Pelatih Satria Muda, Youbel Sondakh, memuji kinerja anak asuhnya meski sempat tertinggal enam poin pada awal kuarter pertama.

Satria Muda sempat kewalahan menghadapi perlawanan pemain Bima Perkasa pada awal pertandingan. Hal itu terbukti ketika Arki Dikania Wisnu dkk tertinggal 6-12 saat kuarter pertama berjalan lima menit.

Bahkan, Satria Muda kembali tertinggal 28-30 saat kuarter kedua tersisa lima menit. Terus tertinggal, Youbel kemudian memerintahkan pasukannya melakukan full press court yang membuat lawan kewalahan. Akhirnya, mereka menutup babak pertama dengan keunggulan 47-34.

Advertisement

Start kami awalnya memang lambat. Pemain asing mereka, Tyrell Corbin juga mampu melepaskan tembakan-tembakan tiga angka dengan baik sehingga kami kemudian mengubah strategi,” ujar Youbel dalam rilis yang diterima Bola.com, Sabtu (11/2/2017).

"Itu memang salah satu senjata kami menghentikan laju lawan. Syukurlah, hari ini pemain lapis kedua kami juga bermain bagus,” sambungnya.

Asisten pelatih Bima Perkasa, Reiner Bayu Kusuma, menyebut timnya memang kalah kualitas dari Satria Muda terutama di sektor defense. Reiner juga mengakui sulit bermain tanpa big man asing ketika menghadapi tim sekelas Satria Muda.

“Inkonsistensi masih jadi kelemahan kami. Memang berat bermain tanpa big man asing. Mdah-mudahan seri berikutnya kami sudah memiliki big man,” ujar Reiner.

“Kami memang kalah dari Satria Muda Pertamina Jakarta terutama soal defense begitu pula dalam transisi. Kami tak bisa menghentikan aliran bola mereka,” tutupnya.

 

Berita Terkait