Ciabatti: Ducati Sulit Juarai MotoGP 2017

oleh Andhika Putra diperbarui 25 Feb 2017, 19:50 WIB
Direktur teknik Ducati, Paolo Ciabatti, menyebut Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso akan kesulitan dalam persaingan menjadi juara MotoGP 2017. (EPA/Giorgio Benvenuti)

Bola.com, Bologna- Direktur teknik Ducati, Paolo Ciabatti, mengatakan kans Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso menjadi juara dunia pada MotoGP 2017 sangat kecil. Menurut Ciabatti, bergabungnya Vinales ke Movistar Yamaha bakal membuat peta persaingan di antara para rider sulit ditebak.

"Saya melihat adanya peningkatan persaingan untuk menjadi juara dunia musim depan. Vinales sudah membuktikan diri siap memberikan kejutan musim depan dengan hasil bagus pada tes pramusim," ujar Ciabatti dikutip dari Tuttorimotoriweb, Sabtu (25/2/2017).

Advertisement

"Di sisi lain Marc Marquez tentu masih berhasrat besar untuk kembali merebut gelar juara dunia. Lalu masih ada Valentino Rossi, Dani Pedrosa, Andrea Iannone, dan pebalap debutan seperti Jonnas Folger yang bisa saja memberikan kejutan," imbuh dia.

Melihat ketatnya persaingan, Ciabatti tak mematok target tinggi untuk Ducati pada MotoGP 2017. Pria asal Italia itu hanya ingin Lorenzo dan Dovizioso tampil konsisten dan kompetitif dalam persaingan gelar juara dunia.

"Sejak awal target kami tidak berubah, kami hanya ingin tampil konsisten untuk menyaingi tim lain. Ducati mungkin bukan tim favorit untuk menjadi juara, tapi kami akan tetap berusaha menjadi yang terbaik meski menang bukan menjadi prioritas kami," tutup Ciabatti.

Pada dua tes pramusim MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Sepang dan Phillip Island, Ducati belum menunjukkan performa maksimal terutama Lorenzo yang diharapkan bisa membawa kembali kejayaan tim yang bermarkas di Bologna tersebut.

X-Fuera kesulitan menembus sepuluh besar dan sempat terpuruk hingga ke urutan ke-15 saat menjalani tes di Sirkuit Phillip Island. Lorenzo memang perlu waktu lebih untuk beradaptasi dengan motor Desmosedici GP17. Pebalap berusia 29 tahun tersebut belum pernah mencoba motor selain milik Yamaha selama sembilan tahun berkarier di MotoGP.

Pada MotoGP 2017, Ducati dinilai punya ambisi untuk menghentikan hegemoni Honda atau Yamaha. Perekrutan Jorge Lorenzo dari Yamaha dinilai menjadi salah satu cara untuk mewujudkan ambisi itu.