Profil Tim MotoGP: Movistar Yamaha, Andalkan Komposisi Baru

oleh Muhammad Wirawan Kusuma diperbarui 22 Mar 2017, 05:31 WIB
Pada balapan MotoGP 2017, Movistar Yamaha mengandalkan duet Valentino Rossi dan Maverick Vinales. (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Movistar Yamaha tetap jadi favorit pada balapan MotoGP musim 2017 meski tak lagi diperkuat Jorge Lorenzo. Tim pabrikan asal Jepang itu bakal mengandalkan campuran pebalap veteran dan baru.

Valentino Rossi tetap jadi andalan Yamaha. The Doctor akan berduet dengan pebalap muda asal Spanyol, Maverick Vinales. Dia diboyong dari Suzuki Ecstar untuk mengisi posisi Lorenzo.

Advertisement

Awalnya banyak yang ragu dengan keputusan Yamaha. Vinales memang belum teruji betul kemampuannya meski meraih status Rookie of The Year pada musim 2015 saat debutnya di MotoGP bersama Suzuki.

Prestasi Vinales yang mampu menduduki posisi keempat pada klasemen akhir MotoGP 2016 juga tak membuat sejumlah pihak berhenti berkomentar miring. Ini karena Vinales hanya mampu merebut podium sebanyak empat kali dalam semusim.

Namun, suara sumbang itu akhirnya berubah menjadi nada pujian setelah pebalap berusia 22 tahun itu melakoni tes pramusim MotoGP 2017 bersama Yamaha. Vinales menggebrak dengan selalu menjadi pebalap tercepat pada setiap tes pramusim (dihitung dari waktu kombinasi).

Dia membuat pebalap seperti Marc Marquez, Rossi, dan Jorge Lorenzo, tak berdaya. Ketiga pebalap yang lebih berpengalaman itu kompak menyebut Vinales sangat cepat bersama Movistar Yamaha.

Ini tentu sinyal bagus buat Yamaha. Keputusan Tim Garpu Tala untuk merekrut Vinales diyakini bakal berbuah manis.

Yamaha tentu berharap kepada Rossi untuk bisa menjadi pembimbing Vinales. The Doctor juga diharapkan bisa berbagi ilmu dan pengalaman di MotoGP.

Tapi, kehadiran Vinales bisa memunculkan masalah buat Yamaha. Pebalap yang menjuarai Moto3 2013 itu mengatakan punya ambisi menjadi juara dunia MotoGP 2017, bahkan jika harus mengalahkan Rossi.

Hal ini bisa saja membuat garasi Yamaha kembali panas seperti saat Rossi masih berduet dengan Lorenzo. Pemicunya satu, karena kedua pebalap sama-sama berambisi menjadi juara dunia.

Tugas berat buat Yamaha untuk bisa meredam hal tersebut. Saat ini, hal tersebut memang belum terlihat. Direktur Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, mengatakan Valentino Rossi dan Maverick Vinales memiliki relasi yang sangat baik. Pria asal Inggris itu mengklaim sejauh ini tak ada tanda-tanda bakal terjadi konflik di antara kedua pebalap.

Jarvis mengakui hubungan antara Rossi dan Vinales sewaktu-waktu bisa berubah saat memasuki pengujung musim. Akan tetapi, yang terpenting di mata Jarvis pada saat ini adalah Movistar Yamaha bisa memulai musim dengan kondisi ideal.