Jusuf Kalla: Jumlah Cabor di Asian Games Masih Bisa Dinegosiasi

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 27 Mar 2017, 15:30 WIB
Wakil Presiden, Jusuf Kalla, menilai proses renegosiasi cabang olahraga yang akan dipertandingan di Asian Games 2018 masih bisa dilakukan. (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Wakil Presiden, Jusuf Kalla, menilai proses renegosiasi jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018 masih terus berjalan. Upaya negosiasi ulang bisa dilakukan hingga September 2017 atau setahun sebelum penyelenggaraan event olahraga antarnegara Asia itu.

Advertisement

"Semua hal-hal yang membutuhkan penyesuaian tentu kita akan renegosiasi. Semua dapat direnegosiasikan sampai September 2017," kata Jusuf Kalla kepada wartawan di Kemayoran, Jakarta, Minggu (26/3/2017).

Seperti diketahui, Jusuf Kalla yang juga Ketua Dewan Pengarah Asian Games 2018, mengusulkan cabor di Asian Games 2018 dikurangi dari 37 menjadi 36. Hal itu dilakukan demi efisiensi anggaran. Saat ini, Indonesia menganggarkan dana Rp 30 triliun untuk menjadi penyelenggaraan Asian Games 2018.

"Jadi soal apapun itu tidak ada masalah. Yang tidak boleh direnegosiasi lagi itu setelah September 2017 atau satu tahun sebelum Asian Games," ujar JK.

Atas usulan JK tersebut, Panitia Asian Games Indonesia (INASGOC) langsung berkoordinasi dengan Dewan Olimpiade Asia (OCA). Seluruh keputusan soal jumah cabor di Asian Games berada di tangan OCA.

Jusuf Kalla dijadwalkan melakukan negosiasi secara langsung soal penetapan jumlah cabang olahraga di Asian Games. Pertemuan antara JK dan OCA akan digelar di Jakarta pada April 2017.