Siswi Makassar Sumbang Perak pada Kejuaraan Karate di Dubai

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 03 Apr 2017, 18:20 WIB
Karateka Indonesia, Krisda Putri Aprilia, menyumbang medali perak pada Premier League World Karate Federation (WKF) yang berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab, 1-3 April 2017. (Istimewa)

Bola.com, Dubai - Karateka Indonesia, Krisda Putri Aprilia, menyumbang medali perak pada Premier League World Karate Federation (WKF) di Dubai, Uni Emirat Arab, 1-3 April 2017. Krisda turun pada nomor kata perorangan.

Pada partai final, Krisda dipaksa mengakui ketangguhan Sandra Sanchez. Karateka asal Spanyol itu merupakan peringkat pertama dunia di nomor kata perorangan putri.

Advertisement

"Puji Tuhan bisa meraih perak dari 65 peserta dari 60 negara. Semoga pencapaian lapis dua atlet-atlet muda untuk persiapan Olimpiade bisa berjalan lancar," kata Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) PB FORKI, Omita Olga Ompi, kepada Bola.com, Senin (3/4/2017).

"Raihan Krisda Putri Aprilia memenuhi target yang diberikan oleh FORKI. Namun, hasil ini di luar dari ekspektasi kami awalnya," ucap Omita.

Krisda Putri Aprilia merupakan atlet binaan Pengprov Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Sulawesi Selatan. Dara berusia 17 tahun itu juga tercatat sebagai siswi kelas XII SMAN 1 Makassar.

Indonesia sebenarnya hampir mendulang medali dari nomor kumite. Namun, Srunita Sari Sukatendel dan Aditya Pratama S. sama-sama takluk dari karateka asal Turki dalam perebutan medali perunggu.

Prestasi ini menjadi yang kedua diraih karateka Indonesia dalam rentang sebulan terakhir. Sebelumnya, Tim Nasional Karate Indonesia meraih medali perak dari tim kata beregu putra dan medali perunggu dari nomor perorangan putri pada Kejuaraan Premier League 2017 Seri 2 di Rotterdam, Belanda.