Bos Honda Tak Menyesal Pertahankan Pedrosa daripada Gaet Vinales

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 16 Apr 2017, 07:15 WIB
Livio Suppo mengaku tak menyesali pilihannya mempertahankan Dani Pedrosa dibanding mencoba menggaet Maverick Vinales. (EPA/David Fernandez)

Bola.com, Buenos Aires - Bos Honda, Livio Suppo, mengaku tak menyesali pilihannya mempertahankan Dani Pedrosa dibanding mencoba menggaet Maverick Vinales dari Suzuki pada musim lalu. Menurutnya, duet Marc Marquez dan Pedrosa merupakan komposisi terbaik bagi Honda. 

Advertisement

Vinales yang hijrah ke Movistar Yamaha pada akhir 2017 langsung menunjukkan tajinya dengan memuncaki klasemen sementara MotoGP 2017. Dia mengantongi 50 poin dari dua balapan, unggul 37 poin atas Marquez dan memimpin 39 angka atas Pedrosa. Pria Spanyol itu pun digandang-gadang sebagai kandidat kuat dalam pacuan juara dunia musim ini. 

"Maverick pebalap hebat, tapi saya mempertimbangkan usianya. Dia dikenal sebagai pebalap yang sangat menarik, tapi kami sangat senang dengan kondisi kami saat ini," kata Suppo, seperti dilansir GP Extra, Sabtu (15/4/2017). 

Suppo mengaku menginginkan pebalap yang lebih tua untuk mendampingi Marquez. Honda tak ingin menurunkan dua pebalap muda sekaligus. 

Marquez pada tahun ini usianya menginjak 24 tahun, sedangkan Vinales hampir sama, yaitu 22 tahun. Pedrosa jauh lebih senior dibanding kedua pebalap tersebut. Pebalap berjuluk Little Spaniard tersebut kini berusia 31 tahun.

Suppo tidak menjelaskan alasan spesifik memilih pebalap yang lebih tua untuk mendampingi Baby Alien. Namun, kemungkinan opsi itu dipilih demi menjaga keharmonisan di tubuh tim. 

Selama berpartner dengan Pedrosa, Marquez juga terbukti tak pernah terlibat perselisihan. Kedua pebalap dikenal akur dan jauh dari drama, seperti yang terjadi di paddock Yamaha pada musim lalu antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Akibat perselihan tersebut, Lorenzo akhirnya hengkang ke Ducati dan posisinya digantikan Maverick Vinales yang digaet dari Suzuki.