Pelatih Pelita Jaya Ungkap Kunci Kesuksesan Juarai IBL 2017

oleh Andhika Putra diperbarui 08 Mei 2017, 00:48 WIB
Pelatih Pelita Jaya, Johannis Winar, merayakan gelar juara IBL 2017 usai menaklukkan Satria Muda 72-62 di GOR Britama Arena, Jakarta, Minggu (7/5/2017). PJ menang 2-1 atas Satria Muda. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Pelita Jaya Energi Mega Persada, Johannis Winar, memberi kredit lebih kepada anak asuhnya yang berhasil menjuarai IBL 2017 setelah menundukkan Satria Muda Pertamina 72-62 pada gim ketiga babak final di Britama Arena, Jakarta, Minggu (7/4/2017).

Winar memuji para pemainnya yang dengan mulus menerapkan zone defense untuk mematikan pergerakan para pemain Satria Muda. Menurut Winar, hal itu menjadi salah satu kunci keberhasilan Pelita Jaya memenangi Gim 3 sekaligus memastikan diri jadi kampiun IBL 2017.

Advertisement

"Setelah gim kedua saya sadar kami harus memberi efek kejut jika ingin menang atas Satria Muda. Zone defense merupakan salah satu senjata kami yang belum diketahui lawan," ujar Winar seusai pertandingan, Minggu (7/5/2017).

Winar menyebut Pelita Jaya sebelumnya tak pernah menggunakan strategi zone defense pada IBL 2017. Mantan pemain yang pernah membawa Pelita Jaya juara Kobatama 1991 tersebut bahkan tak pernah menerapkan latihan zone defense kepada para pemainnya.

"Di final ini saya memberi kredit lebih kepada pemain yang mampu memberikan performa yang luar biasa. Ini taktik dadakan yang saya terapkan, tapi mereka mampu mengeksekusinya dengan baik," sambung pria yang akrab disapa Ahang tersebut.

Pelita Jaya Energi Mega Persada harus menunggu selama dua musim sebelum sukses menjadi kampiun. Pada IBL 2015 dan 2016, Pelita Jaya hanya menjadi runner up setelah takluk di partai final dari Satria Muda dan CLS Knights Surabaya.

Berita Terkait