Kisah Mimpi Adhi Pratama Sebelum Antar Pelita Jaya Juarai IBL

oleh Andhika Putra diperbarui 08 Mei 2017, 08:45 WIB
Pebasket Pelita Jaya, Adhi Pratama, saat tampil melawan Satria Muda pada final IBL 2017 gim ketiga di GOR Britama Arena, Jakarta, Minggu (7/5/2017). Satria Muda kalah 62-72 dari Pelita Jaya. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Center Pelita Jaya Energi Mega Persada, Adhi Pratama, mengaku mendapat pertanda lewat mimpi sebelum membawa timnya menjadi kampiun IBL 2017 setelah menaklukkan Satria Muda Pertamina pada gim ketiga babak final di Britama Arena, Minggu (7/5/2017).

Kemenangan pada gim ketiga membuat Pelita Jaya unggul agregat 2-1 atas Satria Muda setelah juga meraih kemenangan di GOR C-Tra Arena, Bandung, Kamis (4/5/2017) malam, dengan skor 63-57.

Advertisement

"Saya sudah mendapat mimpi bisa membawa Pelita Jaya juara tadi malam. Aneh rasanya badan saya gemetar ketika bangun karena berusaha mengatasi ketegangan," ujar Adhi kepada Bola.com, Minggu (7/5/2017).

Kesuksesan ini juga mengakhiri penantian Adhi Pratama selama tiga musim untuk mengantar Pelita Jaya juara. Pemain berusia 23 tahun tersebut dua kali gagal mempersembahkan piala untuk Pelita Jaya karena timnya kalah pada partai final IBL 2015 dan 2016, masing-masing dari Satria Muda dan CLS Knights Surabaya.

"Ini memang sudah waktunya bagi Pelita Jaya juara. Saya senang sekali akhirnya bisa mempersembahkan gelar untuk tim ini," tutur Adhi Pratama.

Di gim ketiga final IBL 2017, [Adhi Pratama]( 2940300 "Adhi Pratama") menyumbang 13 poin dan empat rebound. Sementara pencetak angka terbanyak untuk Pelita Jaya dipegang center asing, Kore White, dengan 25 poin.