Liga 2: Gulung Persipur, Persis Masih Belum Terkalahkan

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 15 Mei 2017, 05:00 WIB
Persis mengalahkan Persipur pada lanjutan Liga 2 2017 di Purwodadi, Minggu (14/5/2017). (Bola.com/Ronald Seger)

Bola.com, Grobogan - Persis Solo menjaga status tidak pernah kalah dalam persaingan Grup 4 Liga 2 2017. Terbaru, skuat Laskar Sambernyawa menekuk tuan rumah, Persipur Purwodadi di Stadion Krida Bakti, Grobogan, Minggu (14/5/2017). Gol tunggal kemenangan Persis dicetak gelandang Bayu Nughroho, menit ke-35. Torehan tiga poin itu membawa Persis kembali ke posisi puncak dengan 10 poin dari empat pertandingan.

"Saya bangga dengan semangat pemain. Mereka tetap tampil menyerang dan pantang menyerah untuk membongkar pertahanan Persipur," kata pelatih Persis, Widyantoro.

Sepanjang pertandingan tim Kota Bengawan memang menguasai jalannya laga mengempur pertahanan Persipur. Hanya, Persis kesulitan mencetak gol pada babak pertama. Ketatnya barisan pertahanan yang diperagakan tuan rumah mampu mematahkan serangan Persis.

Persipur yang sesekali menyerang justru mendapatkan peluang emas, menit ke-36. Sepakan keras gelandang Jordan Fornanda gagal diantisipasi kiper Agung Prasteyo. Namun, si kulit bundar mampu diamankan bek sayap Soni Setiawan lewat sundulan sebelum masuk ke gawang.

Advertisement

Untuk mempertajam serangan, Widyantoro memasukan gelandang lincah Dedi Cahyono Putro menggantikan Bakori Andreas. Masuknya pemain bernomor punggung 18 itu mampu meningkatkan tempo serangan Persis. Tusukan dari sisi kanan dan kiri semakin tajam membelah pertahanan anak asuh Wahyu Teguh.

Hasilnya, saat Persipur asyik menyerang, lewat serangan balik cepat dengan Bayu Nugroho yang tinggal berhadapan satu lawan satu dengan mudah mengecoh kiper Persipur Yoga Arief.

"Kami sebenarnya ingin menerapkan strategi bola-bola pendek, namun karena kualitas lapangan Stadion Krida Bhakti yang kurang bagus, menyulitkan," kata Widyantoro.

Pelatih Persipur, Wahyu Teguh, mengakui kecolongan saat Persis mampu mencetak gol. Selain itu, mantan striker Persis era 1990-an itu juga memuji kualitas materi pemain lawan. "Mereka berhasil memanfaatkan celah di pertahanan kami yang kurang disiplin," ujar Wahyu.