Jacksen Tiago: Pemain Barito Putera Terlalu Meremehkan Persegres

oleh Gatot Susetyo diperbarui 19 Mei 2017, 19:59 WIB
Jacksen F. Tiago, Barito Putera harus berbenah sekalipun menang atas Persegres Gresik United. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Jakarta Barito Putera bangkit kembali setelah mengalami tiga kekalahan beruntun dengan membekuk Persegres GU 2-0 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Jumat (19/5/2017). Namun arsitek Laskar Antasari, Jacksen F. Tiago menyebut kondisi tim asuhannya sedang tidak stabil saat menjamu Laskar Joko Samudra.

Dua gol kemenangan Barito Putera dicetak oleh Douglas Packer (19') dan Gavin Kwan Adsit (35').

Advertisement

"Dari sisi hasil akhir, saya sangat puas. Apalagi setelah kami mengalami tiga kali kekalahan berurutan. Saya akui butuh motivasi besar untuk bangkit  dalam kondisi tim tak stabil," kata Jacksen F. Tiago.

Pelatih asal Brasil ini mengupas permainan Hansamu Yama Pranata dkk. yang labil selama pertandingan berlangsung. Jacksen menilai babak pertama anak asuhnya bermain sesuai taktik dan strategi yang telah dirancang pada latihan persiapan menghadapi pasukan Hanafi.

"Tapi babak kedua, anak-anak tampil sangat buruk dan tidak kelihatan pola permainan mereka. Kami beruntung babak pertama telah unggul dua gol. Jika tidak, kerja  anak-anak akan berat dengan permainan buruk di babak kedua tadi," papar pelatih yang mempersembahkan tiga gelar kasta elite buat Persipura Jayapura tersebut.

Dari analisis tujuh pertandingan Liga 1 2017 yang telah dilakoni Laskar Antasari, Jacksen menyebut performa tim Barito Putera sebenarnya sudah sangat bagus.

"Tetapi setiap laga akan ada hal-hal yang perlu kita tingkatkan. Di pertandingan tadi, saya amati anak-anak agak meremehkan lawan," ucap Jacksen.

Saat meladeni Persegres Gresik United, lanjut Jacksen F. Tiago, Barito Putera kehilangan banyak pemain kunci, seperti Rizki Ripora, Thiago, M. Roby, dan Nazar. Kini klub tersebut ada di peringkat enam sementara dengan koleksi 10 poin, hanya terpaut tiga angka saja dari pemuncak klasemen PSM Makassar.

"Faktor absennya pemain itu juga berdampak kepada stabilitas tim," ujarnya.