Bos Mercedes Bela Ferrari soal Kemenangan Kontroversial Vettel

oleh Oka Akhsan diperbarui 01 Jun 2017, 10:11 WIB
Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel, melakukan selebrasi di podium setelah memenangi balapan F1 GP Monako, Minggu (28/5/2017). (AP Photo/Claude Paris)

Bola.com, Monako - Bos Mercedes Toto Wolff tak memercayai tuduhan Ferrari telah memanipulasi hasil balapan F1 GP Monako, Minggu (28/6/2017). Menurut Wolff, Sebastian Vettel memang lebih layak meraih kemenangan ketimbang Kimi Raikkonen.

Advertisement

Raikkonen yang start dari pole memimpin lomba hingga melakukan pit stop. Ferrari memerintahkan Raikkonen masuk pit untuk merespons strategi pit stop awal Max Verstappen (Red Bull) dan Valtteri Bottas (Mercedes).

Namun, Ferrari membiarkan Vettel berada di trek. Vettel pun mendapat keuntungan karena tak mendapat tekanan dari rival yang masuk pit. Dia pun bisa mencatat waktu putaran yang bagus sehingga bisa berada di depan Raikkonen setelah masuk pit lima lap kemudian. Vettel terus berada di depan hingga akhirnya memenangi balapan dengan mengalahkan Raikkonen dan Daniel Ricciardo (Red Bull).

Berkat kemenangan di Monako, Vettel semakin mantap di puncak klasemen sementara pebalap F1 2017. Dia unggul 25 poin atas pebalap Mercedes Lewis Hamilton yang hanya finis di posisi ketujuh.

Selepas balapan, Hamilton menuding Ferrari telah menerapkan strategi team order agar Vettel bisa jadi juara dan semakin kukuh di puncak klasemen. Namun, bos Mercedes Toto Wolff justru tak sependapat dengan Hamilton.

"Menurut saya mereka tak memanipulasi hasil balapan. Ferrari hanya menerapkan strategi terbaik untuk tim demi membuka peluang merebut titel," kata Wolff seperti dikutip dari ESPN.

"Kami juga harus selalu menjelaskan mengapa pebalap tertentu yang menang saat kami finis di posisi 1-2. Satu hal yang pasti, mereka memang pantas menang. Mereka punya mobil terbaik dan finis 1-2 merupakan hasil yang bagus. Saya rasa kami harus memberikan kredit dan mengucapkan selamat kepada Ferrari," ujar Wolff.