Tontowi / Liliyana Ungkap Resep Raih Gelar Indonesia Open 2017

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 18 Jun 2017, 23:37 WIB
Ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, menang atas wakil China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan skor 22-20, 21-15 pada partai final Indonesia Open 2017 di JCC, Minggu, (18/6/2017). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Ganda campuran andalan tuan rumah, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, meraih gelar Indonesia Open Super Series Premier 2017 setelah mengalahkan pasangan China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, pada final di Jakarta Convention Center, Minggu (18/6/2017). Liliyana mengaku lebih dulu mempelajari rekaman pertandingan ganda China tersebut sebelum melakoni laga final.

Advertisement

Tontowi/Liliyana meraih kemenangan melalui straight game dengan skor 22-20 dan 21-15. Kemenangan ini menjadi gelar pertama mereka di Indonesia Open.

"Pada pertandingan tadi lawan tidak mudah dikalahkan karena mereka lagi on fire. Mereka juga peringkat satu dunia dan andalan China. Kami sudah pernah bertemu mereka sekali dan itu sudah lama yakni pada 2014 dan kami kalah, jadi sekarang kami menang dan dari 0-0 lagi," kata Liliyana selepas pertandingan.

Liliyana mengaku mereka sempat kesulitan meladeni permainan dari Zheng/Chen. Meski begitu, Liliyana mengaku mereka berusaha tidak terbawa ke pola permainan ganda campuran nomor satu rangking dunia itu.

"Tadi sebelum pertandingan saya menyaksikan rekaman video pertandingan mereka dan itu menjadi bahan pelajaran saya karena kami sudah lama tidak bertemu. Namanya pertandingan kelas dunia itu pasti sulit. Terlebih mereka mudah dan memiliki kecepatan. Akan tetapi, kami tidak ingin masuk ke pola permainan mereka. Kami meredam permainan mereka dan balik menekan," ujar Liliyana.

Sementara itu, Tontowi merasa puas meraih gelar perdananya di Indonesia Open. Menurut Tontowi, gelar tersebut terasa spesial karena diraih di negara sendiri, Indonesia.

"Hari ini kami bermain fokus dengan strategi yang tepat. Kami juga tampil lepas tanpa beban dan hasilnya kami menjadi juara," ungkap Tontowi.

"Gelar Indonesia Open ini sangat berarti setelah Olimpiade 2016, All England, dan serta kejuaraan di luar negeri lainnya. Kami menjadi juara di rumah sendiri. Apalagi ini belum pernah juara melawan musuh yang memang tidak mudah," ungkap Tontowi.

Berita Terkait