Bos Honda Mengaku Sulit Prediksi Jalannya Paruh Kedua MotoGP 2017

oleh Muhammad Wirawan Kusuma diperbarui 20 Jul 2017, 09:11 WIB
Bos Honda, Livio Suppo, menilai persaingan sangat ketat karena semua pebalap memiliki peluang yang sama untuk menang. (Vincent Jannink / ANP / AFP)

Bola.com, Asaka - Bos Honda, Livio Suppo, menilai sulit untuk menentukan bagaimana paruh kedua MotoGP 2017 bakal berlangsung. Menurutnya persaingan sangat ketat mengingat semua pebalap punya peluang yang sama untuk menang.

Suppo mengatakan hal tersebut berdasarkan pada hasil paruh pertama MotoGP 2017. Bahkan, pebalap rookie seperti Johann Zarco dan Jonas Folger mampu mengejutkan dengan finis di podium.

Advertisement

"Sulit untuk mengatakan (bagaimana jalannya paruh kedua), sangat penting untuk tidak membuang apapun dan berjuang untk mendapatkan setiap poin. Saat ini, kami tak tahu apakah akan ada banyak kejutan seperti yang terjadi pada sembilan balapan awal, cuaca juga memainkan peran," ungkap Suppo seperti dikutip GP One, Rabu (19/7/2017).

"Saat ini ada kemerataan sehingga sulit untuk mengetahui apakah seseorang akan menemukan sedikit bantuan tambahan yang memungkinkan mereka membuat perbedaan," tambahnya.

Suppo kembali menegaskan ban tak akan menjadi penentu siapa yang bakal keluar sebagai pemenang dalam persaingan gelar juara MotoGP 2017.

"Seperti yang telah saya katakan, dengan penggunaan ban yang terbatas, semuanya menjadi lebih rumit, tapi ini adalah sesuatu yang berlaku untuk semua pihak," ujar Suppo.

Saat ini, pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, tengan memimpin persaingan gelar dengan koleksi 129 poin. Dia unggul lima poin atas Maverick Vinales yang menempati posisi kedua. Sementara Andrea Dovizioso yang ada di peringkat ketiga, hanya terpaut enam poin dari Marquez.

Berita Terkait