Liga 2: Martapura FC Benamkan PSBI di Dasar Klasemen Grup 5

oleh Gatot Susetyo diperbarui 14 Agu 2017, 04:45 WIB
PSBI Kabupaten Blitar dipermalukan Martapura FC 0-2, Minggu (13/8/2017) di Stadion Aryo Blitar Srengat. (Bola.com/Robby Firly)

Bola.com, Blitar - PSBI tak habis dirundung malang. Alih-alih meraih kemenangan untuk mengangkat posisi yang sedang jatuh. Laskar Singo Lodra malah makin terbenam di dasar klasemen Grup 5 Liga 2 2017 setelah dipermalukan Martapura FC 0-2, Minggu (13/8/2017).

Yang lebih menyesakkan lagi, anak asuh Ferry Taufik Budiman harus terusir ke Stadion Aryo Blitar Srengat yang tak layak menggelar laga Liga 2, karena Stadion Gelora Panataran Nglegok, Kabupaten Blitar, dipakai untuk laga Liga 3 antara Blitar Putra kontra Persiga Trenggalek.

Advertisement

Penderitaan tuan rumah bertambah lagi, karena mereka menjamu Laskar Sultan Adam tanpa penonton akibat sedang menjalani hukuman dari Komdis PSSI.

"Kami harus terima main di Srengat karena stadion Panataran milik Pemkab Blitar dan bersamaan dengan jadwal Blitar Putra," kata Hardiman, Asisten Manajer PSBI.

Pelatih PSBI Ferry Taufik Budiman berusaha menghilangkan kekecewaan dengan tersenyum usai pertandingan itu.

"Inilah kenyataannya. Saya harus terima dengan lapang dada. Tak ada gunanya saya bersedih. Semua persiapan sudah saya lakukan. Ternyata anak-anak tampak tak punya antusias di lapangan," tutur Ferry Taufik.

Mantan jebolan Primavera ini malah memuji tim tamu yang sangat serius bertanding. "Seharusnya tim ideal seperti Martapura FC itu. Main di mana pun serius. Kalau sudah masuk lapangan, konsentrasi untuk bermain. Wajar bila Martapura FC menang," ucap Ferry Taufik.

Arsitek Martapura FC, Frans Sinatra salut dengan anak didiknya yang tetap tampil ngotot, meski bertanding di lapangan yang sangat buruk.

"Kami bisa saja menolak bertanding. Tapi kami menghormati tuan rumah yang terkendala lapangan. Ini juga bukti kami mendukung kelancaran kompetisi yang digelar PT LIB dan PSSI," ujar Frans Sinatra Huwae.