Ini yang Dipikirkan Marc Marquez saat Mesin Motornya Jebol

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 28 Agu 2017, 14:06 WIB
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez. (Twitter/Repsol Honda)

Bola.com, London - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku yang dipikirkannya pertama kali saat mesin motornya jebol pada MotoGP Inggris, Minggu (27/8/2017), adalah tabel peringkat. Dia menyadari telah kehilangan posisi di puncak klasemen sementara MotoGP 2017 karena diambil alih Andrea Dovizioso. 

Advertisement

Mesin motor Marquez bermasalah saat melaju di trek lurus pada lap ke-14 dari total 20 lap yang dijalani. Saat itu, dia berapa pada posisi ketiga di belakang Valentino Rossi dan Dovizioso. 

Balapan tersebut akhirnya dimenangi Dovizioso. Pebalap Ducati tersebut sukses mengudeta Marquez dari puncak klasemen dan kini mengantongi keunggulan sembilan poin dengan enam balapan tersisa. Baby Alien, julukan Marquez, menempati posisi kedua, masih unggul atas Maverick Vinales dan Rossi.  

"Pada saat itu (ketika mesin motor jebol) saya tak berpikir tentang apa yang terjadi. Namun, saya memikirkan klasemen juara dunia," kata Marquez, seperti dilansir Motorsport

"Kami memiliki keunggulan kecil sebelum balapan, maka Anda tak akan senang kehilangan keunggulan itu dengan cara seperti ini. Tapi, ini bagian dari balapan. Hal seperti ini bisa terjadi. Hal yang terpenting adalah kami bertarung untuk kemenangan," sambung juara dunia MotoGP 2016 tersebut.  

Marquez mengatakan tak ada tanda-tanda mesin yang dipakainya mengalami masalah. Namun, tiba-tiba mesin motor jebol begitu saja. 

"Mesin bekerja sangat sempurna. Tapi, tiba-tiba saat sampai di akhir trek luruk mesinnya jebol. Saya langsung melepas kopling karena saya takut ban belakang terkunci. Saya berada pada kecepatan 300 km/jam, jadi saya tak ingin terbang," urai Marquez. 

"Ada masalah teknik dalam mesin. Kami perlu mencari tahu apa yang terjadi karena ini mesin baru. Tapi, saya yakin Honda memahami dengan cepat dan kami akan segera memperbaikinya," sambung Marc Marquez