PSSI Jajaki Jepang dan Korsel untuk Datangkan Wasit Asing

oleh Luthfie Febrianto diperbarui 06 Sep 2017, 05:15 WIB
Wasit asing asal Australia, Shaun Robert Evans, bertugas pada laga Liga 1. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Jakarta - PSSI masih mencari wasit asing dari untuk memimpin sisa pertandingan Liga 1. Pada awal putaran kedua, PSSI sudah mendatangkan wasit dari dari Kirgizstan, Australia, dan Iran.

"Kami sudah menjajaki ke beberapa negara seperti Jepang, Korea, dan Australia. Yang paling memungkinkan itu Kirgizstan dan Iran," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha dalam jumpa pers di kantor PSSI, Selasa (5/9/2017).

Advertisement

PSSI memang menyiapkan beberapa wasit asing untuk memimpin sejumlah pertandingan Liga 1. Pada putaran pertama, ada enam wasit yang masing-masing berasal dari, Iran, Kirgizstan dan Australia.

Ratu Tisha menambahkan, untuk sisa laga putaran kedua, pihaknya juga masih mencari wasit asing untuk memimpin beberapa partai. Sejauh ini, Iran dan Kirgizstan jadi negara yang menyumbangkan wasit.

Para wasit itu rencananya akan mulai memimpin pertandingan mulai pekan ke-23 Liga 1. "Untuk pekan ini tidak ada (wasit asing) dulu," ujarnya.

Keputusan untuk memakai wasit asing muncul setelah banyaknya klub mengeluh ke PSSI soal kepemimpinan wasit lokal. Mereka merasa pengadil lokal kurang adil dalam menjalankan tugasnya.

Namun, meski PSSI sudah mendatangkan wasit asing, beberapa klub masih saja tak puas. Salah satu klub yang melakukan protes ialah PSM Makassar saat menghadapi Persija yang dipimpin wasit asal Iran, Bonyadifard Mooud.