Saat Pesan Kiper Bhayangkara FC Tak Dibalas Choirul Huda...

oleh Aning Jati diperbarui 15 Okt 2017, 21:15 WIB
Wahyu Tri Nugroho menceritakan komunikasi terakhirnya dengan Choirul Huda yang tak berbalas... (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Kiper Bhayangkara FC, Wahyu Tri Nugroho, jadi salah satu pemain yang terpukul dengan kabar duka kepergian selamanya Choirul Huda. Wahyu Tri mengaku sangat terkejut mendengar kabar dukacita pada Minggu (15/10/2017) sore tadi.

"Saya sangat kehilangan dan shock luar biasa," kata Wahyu Tri yang dihubungi Bola.com pada Minggu malam.

Mantan kiper Timnas Indonesia itu lantas menuturkan pada September lalu ia aktif berkomunikasi dengan almarhum. Ketika itu, Choirul Huda terbilang rajin mengunggah video melalui Instastory dalam akun Instagram personalnya.

"Saya juga kerap memberi komentar di situ. Saya selalu guyon dengannya," ujar Wahyu.

"Dua hari lalu saya kali terakhir komunikasi dengan Cak Huda, tapi tak dibalas..." lanjut Wahyu dengan kesedihan mendalam.

Advertisement

Wahyu merasa sedih dan kehilangan karena di matanya, Choirul Huda merupakan pribadi yang baik dan sering bergurau.

"Dia salah satu kiper senior di Indonesia yang jadi anutan kami (kiper-kiper muda di Indonesia) karena dia bisa selalu mempertahankan performa di lapangan," kata kiper 31 tahun itu.

"Saya dan keluarga turut berduka cita. Semoga amal dan ibadah almarhum diterima Allah SWT dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan. Selamat jalan Cak Huda...," lanjut Wahyu.

Choirul Huda tutup usia pada Minggu (15/10/2017) sekitar jam 16.45 WIB. Huda meninggal dunia setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soegiri, Lamongan, akibat benturan yang dialaminya dengan rekan satu timnya, Ramon Rodrigues, pada laga Persela melawan Semen Padang di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu sore.